BANDA ACEH – Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti prosesi peusijuk (tepung tawar) bagi calon jamaah haji di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh, Selasa (21/4/2026).
Tradisi khas Aceh ini menjadi simbol pelepasan sekaligus doa restu bagi 18 calon tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peusijuk bukan sekadar seremoni adat, tetapi sarat makna spiritual dan nilai kebersamaan.
“Momentum ini merupakan bentuk doa dan harapan kita semua agar para jamaah diberikan keselamatan, kesehatan, serta kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji,” ujarnya.
Prosesi peusijuk merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Aceh yang biasa dilaksanakan dalam berbagai momentum penting, termasuk keberangkatan haji.
Dengan taburan beras padi, air tepung tawar, serta lantunan doa, ritual ini menjadi simbol permohonan keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT.
Sebanyak 18 calon jamaah haji yang mengikuti prosesi tampak khusyuk dan haru. Mereka didampingi keluarga serta rekan kerja yang turut memberikan dukungan dan doa.
Suasana emosional pun tak terelakkan, mencerminkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang mendalam.
Murthalamuddin juga berpesan agar para jamaah menjaga kesehatan, memperkuat niat, serta menjaga kekompakan selama berada di Tanah Suci. Ia berharap seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan sempurna dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
“Semoga para jamaah dapat menjadi teladan di tengah masyarakat setelah kembali, dengan membawa nilai-nilai kebaikan, keikhlasan, dan kepedulian sosial,” tambahnya.
Momentum ini juga menjadi pengingat bagi seluruh yang hadir akan pentingnya memperkuat keimanan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Ibadah haji sebagai rukun Islam kelima menuntut kesiapan fisik, materi, serta ketulusan hati.
Dengan iringan doa dan harapan, para calon jamaah haji tersebut kini bersiap menapaki perjalanan suci menuju Baitullah. Diharapkan, seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi mereka. (**)
