Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Sibreh Aceh Besar Dipadati Pembeli

Editor: Syarkawi author photo

 


KOTA JANTHO – Aktivitas jual beli di Pasar Hewan Sibreh, Kabupaten Aceh Besar, meningkat signifikan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026. Sejak Rabu (22/4/2026) pagi, kawasan pasar tampak dipadati masyarakat yang berburu hewan kurban.

Pasar hewan yang beroperasi setiap hari Rabu itu terlihat lebih ramai dari biasanya. Momentum menjelang Idul Adha dimanfaatkan warga untuk mencari hewan ternak dengan berbagai pilihan yang tersedia.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Pembeli tidak hanya berasal dari Aceh Besar, tetapi juga dari luar daerah. Mereka berkeliling memilih ternak sesuai kebutuhan, sementara proses tawar-menawar antara pedagang dan pembeli berlangsung dinamis.

Di pasar tersebut tersedia berbagai jenis ternak, mulai dari sapi, kerbau, hingga kambing dengan beragam ukuran dan kualitas. 

Kondisi ini memberikan banyak pilihan bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah kurban.

Salah satu petugas pasar, Munawar, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung sangat terasa dibandingkan hari biasa, terutama menjelang Idul Adha.

“Menjelang hari raya kurban, jumlah pembeli meningkat cukup signifikan. Banyak masyarakat datang untuk mencari hewan ternak, baik sapi, kerbau maupun kambing,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi pasar kini juga lebih tertata dan bersih setelah dilakukan penataan oleh pemerintah daerah, sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Sejumlah pedagang mengakui adanya peningkatan transaksi yang berdampak positif terhadap perputaran ekonomi, khususnya bagi peternak dan pelaku usaha ternak lokal.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, M. Ali, memastikan kondisi pasar semakin baik dari sisi penataan dan kenyamanan.

“Pasar Hewan Sibreh kini lebih rapi, tertib, dan aman, sehingga masyarakat merasa nyaman dalam bertransaksi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan ketersediaan hewan kurban di Aceh Besar dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Kami memastikan kebutuhan hewan kurban tersedia, baik sapi, kerbau, maupun kambing,” tambahnya.

Selain itu, Dinas Pertanian Aceh Besar terus melakukan pengawasan kesehatan hewan guna memastikan ternak yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat dan layak kurban.

“Pengawasan dilakukan mulai dari pasar hingga proses penyembelihan, agar sesuai ketentuan dan menjamin keamanan bagi masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah daerah bersama aparat terkait juga memperkuat pengawasan di lapangan, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sekitar pasar untuk mengantisipasi kemacetan akibat lonjakan pengunjung.

Kondisi ini menegaskan bahwa Pasar Hewan Sibreh tetap menjadi pusat perdagangan ternak strategis di Aceh Besar dan sekitarnya, khususnya menjelang Idul Adha. 

Pemerintah berharap peningkatan aktivitas ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan hewan kurban yang sehat, aman, dan sesuai syariat. []

Share:
Komentar

Berita Terkini