PIDIE JAYA — Akses penghubung antara Desa Panton Raya dan Desa Tampui, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, kini kembali normal setelah Jembatan Aramco resmi dibuka untuk umum, Senin (27/4/2026).
Keberadaan jembatan tersebut menjadi solusi atas kesulitan mobilitas warga pascabanjir dan longsor yang sebelumnya memutus akses jalan.
Peresmian berlangsung khidmat dengan prosesi peusijuek (tepung tawar) dan pemotongan pita oleh unsur Muspika Kecamatan Trienggadeng di lokasi jembatan, Desa Panton Raya.
Prosesi adat ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus doa agar jembatan membawa manfaat dan keselamatan bagi masyarakat.
Jembatan yang dibangun dengan dukungan pemerintah pusat ini memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antarwilayah.
Sebelumnya, warga terpaksa menggunakan jembatan darurat dari batang kelapa yang berisiko tinggi, terutama bagi pelajar dan masyarakat yang mengangkut hasil pertanian.
Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, melalui Danramil 18/Trienggadeng, Kapten Inf Dominggus Pardiara, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat berkat kerja sama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.
“Jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat. Pembangunannya dilakukan secara cepat, namun tetap memperhatikan standar teknis agar aman digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dan rakyat, dengan semangat gotong royong sebagai kunci percepatan pembangunan.
Sementara itu, Dansatgas pembangunan jembatan wilayah Kodim 0102/Pidie, Abdul Haris, menegaskan bahwa proyek ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur di daerah terdampak bencana.
“Dengan berfungsinya jembatan ini, distribusi hasil pertanian akan lebih lancar, akses pendidikan semakin mudah, serta mobilitas masyarakat menjadi lebih aman dan efisien,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Tokoh masyarakat Desa Panton Raya, Antoni, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur. Jembatan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat. Kini aktivitas kami kembali aman dan lancar,” ungkapnya.
Dengan difungsikannya Jembatan Aramco, konektivitas antarwilayah di Kecamatan Trienggadeng diharapkan semakin meningkat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya.[]
