Ternate – Semangat kedisiplinan dan komitmen kerja kembali ditegaskan dalam pelaksanaan apel pagi yang digelar jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku Utara, Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor wilayah tersebut diikuti oleh seluruh staf, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), serta peserta magang.
Apel pagi dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (Kabag TUM), Efendi Johan. Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan dari Kepala Kantor Wilayah agar seluruh jajaran tetap menjaga kinerja optimal meskipun pimpinan sedang melaksanakan tugas dinas luar daerah.
Menurutnya, profesionalisme dan tanggung jawab menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan kinerja organisasi.
“Walaupun pimpinan tidak berada di tempat, kinerja kita tidak boleh menurun. Justru ini menjadi momentum untuk menunjukkan komitmen dan integritas sebagai bagian dari organisasi,” ujar Efendi.
Selain itu, Efendi juga menyampaikan bahwa pada hari yang sama akan dilaksanakan peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62.
Seluruh jajaran diimbau untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dipusatkan di LPKA Kelas II Ternate dan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan berupa gerobak usaha kepada pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kekompakan, sinergitas, serta loyalitas antarpegawai. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat dan profesional.
“Soliditas dan kebersamaan adalah kekuatan kita. Mari terus kita jaga sinergi dan komitmen sebagai wujud kecintaan terhadap organisasi,” tambahnya.
Apel pagi tersebut tidak hanya menjadi rutinitas administratif, tetapi juga sarana memperkuat koordinasi, meningkatkan disiplin, serta menyamakan visi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di wilayah Maluku Utara.
Dengan semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, seluruh jajaran diharapkan semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta berkontribusi dalam pembangunan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan berkeadilan.[]
