LHOKSEUMAWE — Upaya pencegahan kenakalan remaja terus diperkuat melalui pendekatan edukatif. Hal ini dilakukan Kapolsek Banda Sakti, AKP Hanafiah, S.Ag., M.M., saat menjadi pembina upacara bendera sekaligus memberikan sosialisasi di SMA Negeri 2 Lhokseumawe, Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 300 peserta, terdiri dari dewan guru dan para siswa, berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting dalam memberikan edukasi kepada pelajar agar menjauhi perilaku menyimpang yang dapat merugikan masa depan.
Dalam amanatnya, AKP Hanafiah menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga diri dari berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, balap liar, perundungan (bullying), serta penyalahgunaan narkotika yang menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif maupun tren pergaulan yang berujung pada pelanggaran hukum. Menurutnya, pelajar harus fokus pada pendidikan, meraih prestasi, serta membangun karakter yang baik sebagai bekal masa depan.
Selain itu, Kapolsek juga mengedukasi pentingnya disiplin berlalu lintas, seperti menggunakan helm, mematuhi aturan jalan raya, dan tidak terlibat balap liar yang kerap memicu kecelakaan fatal.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa juga diajak untuk bijak dalam menggunakan media sosial, menghindari perundungan, menjaga sopan santun terhadap guru dan orang tua, serta menjauhi tindakan yang bertentangan dengan norma hukum dan agama.
AKP Hanafiah menegaskan bahwa pembinaan sejak lingkungan sekolah merupakan langkah strategis dalam mencegah kenakalan remaja sekaligus menumbuhkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membina generasi muda yang disiplin, berprestasi, dan taat hukum.[]
