Pemko Medan Salurkan Hibah Rp50 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh Tamiang - Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memperoleh dukungan signifikan dalam upaya pemulihan pascabencana melalui bantuan keuangan khusus berupa hibah senilai Rp50 miliar dari Pemerintah Kota Medan.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis di Muraya Hotel Banda Aceh, Senin (20/4/2026), dalam rangkaian Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komisariat Wilayah I.

Prosesi penandatanganan Surat Pernyataan Hibah dari perwakilan Pemko Medan kepada Pemkab Aceh Tamiang turut disaksikan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 yang turut mendukung pemulihan di Aceh.

“Bantuan ini sangat berarti bagi percepatan pemulihan Aceh Tamiang, terutama dalam memperkuat upaya rehabilitasi pascabencana yang sedang berjalan,” ujar Armia.

Menurutnya, bantuan tersebut akan difokuskan pada perbaikan infrastruktur, khususnya perumahan warga terdampak, serta pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat.

Penyaluran hibah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.3/1084/SJ yang mendorong daerah yang tidak terdampak bencana untuk memberikan bantuan kepada daerah terdampak melalui mekanisme hibah.

Kota Medan menjadi salah satu dari delapan daerah yang berkomitmen menyalurkan bantuan, dengan Aceh Tamiang sebagai salah satu penerima manfaat utama dari solidaritas tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi semangat gotong royong para kepala daerah yang turut membantu pemulihan di Aceh.

“Terima kasih kepada seluruh kepala daerah, khususnya delapan daerah yang telah memberikan hibah. Saya memahami ini bukan hal mudah, namun solidaritas ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Aceh,” ujarnya.

Dengan dukungan lintas daerah ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dan meningkatkan kesejahteraan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini