KOTA JANTHO – Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Peukan Bada menggelar sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) kepada para bapak di kawasan Peukan Bada, Aceh Besar, Kamis (23/4/2026).
Koordinator Penyuluh KB (PKB) Kecamatan Peukan Bada, Erlita, SKM, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya memperkuat peran ayah dalam keluarga melalui program yang diinisiasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
“GATI hadir sebagai respons terhadap fenomena fatherless, yakni minimnya keterlibatan ayah dalam kehidupan anak. Program ini tidak hanya menekankan peran ayah sebagai pencari nafkah, tetapi juga mendorong kehadiran ayah secara emosional dan fisik dalam proses tumbuh kembang anak sejak dini,” ujar Erlita.
Ia menjelaskan, melalui GATI diharapkan terbangun pola pengasuhan bersama antara ayah dan ibu, sehingga tanggung jawab dalam mendidik dan membesarkan anak tidak bertumpu pada satu pihak saja.
Selain itu, GATI juga berfokus pada pembentukan karakter anak dengan menjadikan ayah sebagai figur teladan dalam nilai moral, perilaku, dan pola hidup sehari-hari.
Kehadiran ayah yang aktif diyakini mampu menciptakan hubungan keluarga yang harmonis, sehat secara fisik, serta kuat secara emosional dan psikologis.
“Keterlibatan ayah juga berkontribusi dalam pencegahan stunting. Peran ayah dalam pemenuhan gizi dan pengasuhan anak terbukti berdampak positif terhadap kualitas tumbuh kembang anak,” tambahnya.
Dalam implementasinya, GATI diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti sosialisasi, penyuluhan, pembentukan komunitas ayah, hingga kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat program hingga ke tingkat masyarakat, termasuk di Kampung KB.
Kampanye sosial juga terus digencarkan guna meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya peran ayah dalam keluarga.
“Dengan pendekatan yang holistik dan kolaboratif, GATI menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan keluarga berkualitas serta mencetak generasi yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing,” pungkas Erlita. (**)
