Tgk. Ahmada Hadiri Haul ke-22 Abuya Syekh Thaharuddin di Aceh Barat Daya

Editor: Syarkawi author photo

 

Tgk Ahmada menghadiri haul ke-22 Abuya Syekh Thaharuddin di Dayah Raudhatul Ulum, Kuala Batee, Aceh Barat Daya, Minggu (26/4/2026), bersama ribuan jamaah yang memadati lokasi untuk mengenang jasa ulama kharismatik tersebut.

Aceh Barat Daya — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti kompleks Dayah Raudhatul Ulum, Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya, saat ribuan jamaah menghadiri peringatan haul ke-22 ulama kharismatik Abuya Syekh Thaharuddin, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa serta keteladanan Abuya Syekh Thaharuddin dalam mengembangkan dakwah Islam dan pendidikan dayah di wilayah barat selatan Aceh. 

Sejak pagi, para santri, alumni, tokoh masyarakat, hingga ulama dari berbagai daerah memadati lokasi acara.

Rangkaian kegiatan diisi dengan zikir, doa bersama, serta tausiah agama yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPD RI daerah pemilihan Aceh, Tgk Ahmada MZ. Kehadirannya menjadi bentuk penghormatan terhadap sosok ulama yang dinilai memiliki kontribusi besar bagi umat dan perkembangan pendidikan Islam di Aceh.

Dalam kesempatan itu, Tgk Ahmada menegaskan bahwa peringatan haul bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga sarana untuk meneladani perjuangan dan keikhlasan ulama dalam membimbing masyarakat.

“Abuya Syekh Thaharuddin adalah sosok yang patut kita teladani. Beliau tidak hanya mendidik santri, tetapi juga membangun peradaban melalui dakwah yang santun dan penuh hikmah,” ujarnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman serta memperkuat peran dayah sebagai pusat pendidikan karakter di tengah tantangan zaman.

Sementara itu, pimpinan Dayah Raudhatul Ulum dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat yang terus menjaga tradisi haul sebagai bentuk kecintaan kepada ulama.

Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.

Selain tausiah dan doa bersama, acara juga diisi dengan pembacaan riwayat hidup Abuya Syekh Thaharuddin, yang menggambarkan perjalanan dakwah beliau sejak muda hingga menjadi panutan masyarakat. Kisah keteguhan, kesederhanaan, dan dedikasinya menjadi inspirasi bagi para santri dan jamaah.

Peringatan haul ke-22 ini berlangsung tertib hingga akhir acara. Para jamaah tampak larut dalam doa, memohon keberkahan kepada Allah SWT melalui momentum mengenang ulama yang sangat dihormati tersebut.

Tradisi haul ini tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa ulama, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya peran ulama dalam membangun moral dan spiritual masyarakat. 

Kegiatan serupa diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari warisan religius masyarakat Aceh. (***)

Share:
Komentar

Berita Terkini