PLN Lakukan Pemulihan Bertahap Usai Pemadaman Listrik Massal di Sejumlah Wilayah Sumatera

Editor: Syarkawi author photo

 

Petugas PLN melakukan proses pemulihan sistem kelistrikan usai gangguan transmisi yang menyebabkan pemadaman massal di sejumlah wilayah Sumatera, Jumat (22/5/2026) malam.

ACEH – Pemadaman listrik berskala luas terjadi di sejumlah wilayah Pulau Sumatera pada Jumat (22/5/2026) malam. 

Gangguan tersebut menyebabkan sebagian besar daerah di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Riau mengalami pemadaman secara bersamaan.

Peristiwa itu terjadi pada jam aktivitas malam hari, saat masyarakat masih beraktivitas di rumah, pusat perbelanjaan, rumah makan, hingga fasilitas umum lainnya. 

Kondisi ini sempat membuat warga panik karena listrik padam secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Berdasarkan informasi sementara dari PT PLN (Persero), gangguan disebabkan adanya permasalahan pada sistem pembangkitan dan jaringan transmisi listrik. 

Akibatnya, sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT) terpisah pada pukul 18.44 WIB.

Kondisi tersebut mengakibatkan sistem kelistrikan di Sumatera Bagian Utara mengalami blackout atau padam total. 

Gangguan juga dilaporkan terjadi pada jaringan transmisi tegangan tinggi Rumai–Muaro Bungo 275 kV yang merupakan salah satu jalur utama penyaluran listrik di Sumatera.

Dampaknya, pemadaman meluas ke sejumlah provinsi. Di Aceh, beberapa wilayah mengalami pemadaman total, demikian pula di sebagian besar wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau.

General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan tersebut. Ia memastikan tim PLN saat ini tengah melakukan upaya pemulihan sistem secara maksimal.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Saat ini listrik padam karena ada permasalahan dari sisi gardu induk pembangkitan dan transmisi. Tim PLN sedang melakukan proses pemulihan,” ujarnya.

PLN menyebut proses pemulihan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan agar tidak menimbulkan gangguan lanjutan. 

Pemulihan tidak dapat dilakukan secara langsung karena membutuhkan penanganan teknis di berbagai titik jaringan.

Berdasarkan estimasi sementara, proses normalisasi diperkirakan memakan waktu sekitar 6 hingga 8 jam, tergantung kondisi di lapangan. 

Hingga malam hari, petugas PLN masih terus melakukan perbaikan di sejumlah gardu induk dan jaringan transmisi terdampak.

Pemadaman ini juga berdampak pada aktivitas masyarakat. Sejumlah usaha kuliner, toko, dan layanan jasa terpaksa menghentikan operasional sementara. Gangguan listrik juga memengaruhi layanan internet di beberapa daerah.

Di media sosial, warga ramai membagikan kondisi wilayah masing-masing yang gelap gulita, sehingga tagar terkait pemadaman listrik dan PLN sempat menjadi perbincangan.

PLN mengimbau masyarakat tetap tenang dan bersabar selama proses pemulihan berlangsung. Warga juga diminta berhati-hati dalam menggunakan sumber penerangan darurat seperti lilin dan genset untuk menghindari risiko kebakaran maupun kecelakaan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemulihan jaringan listrik di wilayah terdampak masih terus dilakukan oleh petugas PLN.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini