256 Calon Bintara Lulus Pantukhir Secaba PK TNI AD Gelombang II TA 2026 di Kodam Iskandar Muda

Editor: Syarkawi author photo

 


BANDA ACEH – Kodam Iskandar Muda secara resmi mengumumkan hasil Sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Seleksi Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Rindam Iskandar Muda, Jumat (12/6/2026).

Pengumuman tersebut menandai berakhirnya rangkaian seleksi yang telah diikuti para peserta melalui berbagai tahapan pengujian secara ketat, objektif, transparan, dan berjenjang.

Sebelum mencapai tahap akhir, para calon telah menjalani pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, mental ideologi, psikologi, serta sejumlah tes lainnya sesuai standar yang ditetapkan TNI Angkatan Darat.

Pelaksanaan seleksi ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam menjaring putra-putra terbaik bangsa yang memiliki kualitas unggul untuk dipersiapkan menjadi prajurit profesional, tangguh, disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian tinggi kepada bangsa dan negara.

Sebagai panitia daerah seleksi, Kodam Iskandar Muda terus mendukung kebijakan TNI AD dalam mewujudkan sistem rekrutmen yang modern, transparan, objektif, dan akuntabel. 

Berbagai pembaruan serta pemanfaatan teknologi dalam proses seleksi dilakukan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur dan terhindar dari praktik-praktik yang merugikan peserta.

Selama proses seleksi berlangsung, panitia dan tim penguji berkomitmen menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta prinsip keadilan. 

Setiap keputusan yang dihasilkan dalam Sidang Pantukhir didasarkan pada hasil penilaian yang valid, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Dengan demikian, peserta yang dinyatakan lulus merupakan calon terbaik yang memenuhi seluruh kriteria dan standar yang telah ditetapkan.

Kodam Iskandar Muda juga kembali menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara gratis dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. 

TNI AD tidak memberikan ruang bagi praktik percaloan, pungutan liar, maupun berbagai bentuk kecurangan lainnya. Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lulus berdasarkan kemampuan, kompetensi, dan hasil yang diperoleh selama mengikuti seleksi.

Pada Sidang Pantukhir Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026 di wilayah Kodam Iskandar Muda, tercatat sebanyak 296 peserta mengikuti seleksi tingkat akhir. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 256 calon dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pendidikan pertama militer, sedangkan 40 calon lainnya dinyatakan tidak lulus berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan secara objektif dan menyeluruh.

Dari 256 peserta yang dinyatakan lulus, sebanyak 163 orang akan mengikuti pendidikan kecabangan Infanteri di Rindam Iskandar Muda. 

Sementara itu, 93 orang lainnya akan menjalani pendidikan pada kecabangan non-Infanteri di berbagai lembaga pendidikan TNI AD di Pulau Jawa sesuai kebutuhan organisasi.

Menariknya, para peserta yang lulus berasal dari beragam latar belakang sosial dan ekonomi. Data menunjukkan bahwa 92 peserta merupakan anak petani, 32 anak prajurit TNI aktif, 23 anak pedagang, 21 anak yatim atau piatu, 16 anak PNS, masing-masing 9 anak guru dan karyawan, 8 anak buruh serta sopir, 6 anak wiraswasta, purnawirawan TNI, dan anggota Polri, serta 4 anak nelayan. 

Selain itu, terdapat pula peserta yang berasal dari keluarga kepala desa, kontraktor, ASN/PPPK, petugas keamanan, mekanik, peternak, wartawan, tukang jahit hingga tukang becak.

Keberagaman tersebut menjadi bukti bahwa TNI Angkatan Darat memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh putra bangsa tanpa membedakan profesi maupun status sosial orang tua. 

Seluruh peserta dinilai berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi tanpa adanya perlakuan khusus maupun diskriminasi.

Kodam Iskandar Muda berharap para calon yang dinyatakan lulus dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti pendidikan pertama militer. 

Pendidikan tersebut akan menjadi tahapan penting dalam membentuk karakter, mental, disiplin, kemampuan kepemimpinan, serta profesionalisme sebagai calon prajurit TNI AD yang siap mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui pelaksanaan Sidang Pantukhir Caba PK TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 ini, Kodam Iskandar Muda kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan TNI Angkatan Darat untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap berbagai tantangan tugas di masa depan.

Dengan sistem rekrutmen yang semakin modern, terbuka, dan akuntabel, kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan prajurit TNI AD diharapkan terus meningkat. 

Selain itu, seleksi yang berkualitas juga diharapkan mampu melahirkan generasi prajurit yang siap menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan NKRI, serta mengabdi kepada bangsa dan rakyat Indonesia dengan penuh dedikasi.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini