34 Tim Ramaikan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

Editor: Syarkawi author photo

 

Ketua Panitia Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam sekaligus Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi, S.Sos., M.Si. FOTO/MC ACEH BESAR.

KOTA JANTHO – Sebanyak 34 tim dipastikan ambil bagian dalam Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam rangka memperingati Hari Asyura 10 Muharram 1448 Hijriah. 

Kegiatan tersebut akan berlangsung di Komplek Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (25/6/2026).

Ketua Panitia, Rusdi, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, mengatakan jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai 34 tim. 

Masing-masing tim terdiri atas empat orang peserta yang berasal dari berbagai unsur di Kabupaten Aceh Besar.

“Hingga saat ini sudah terdaftar 34 tim peserta. Terdiri dari 23 tim TP PKK kecamatan se-Aceh Besar, 10 tim organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Aceh Besar, serta satu tim dari Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Aceh Besar,” ujar Rusdi, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan, panitia telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp21,5 juta yang akan diperebutkan dalam dua kategori, yakni kategori TP PKK dan kategori instansi.

Untuk masing-masing kategori, juara pertama akan menerima hadiah Rp3 juta, juara kedua Rp2,5 juta, juara ketiga Rp2 juta, harapan pertama Rp1,5 juta, harapan kedua Rp1 juta, dan harapan ketiga Rp750 ribu.

“Selain menjadi ajang pelestarian tradisi dan budaya masyarakat Aceh, perlombaan ini juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam memaknai Hari Asyura,” kata Rusdi.

Ia menambahkan, setiap tim diwajibkan menyiapkan 20 kotak hidangan yang terdiri dari 10 kotak bubur Asyura dan 10 kotak apam. Selain menjadi bahan penilaian dewan juri, hidangan tersebut nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang hadir.

“Hasil masakan peserta tidak hanya dinilai oleh dewan juri, tetapi juga akan dibagikan kepada masyarakat. Dengan demikian, semangat berbagi yang menjadi bagian dari tradisi peringatan Hari Asyura dapat dirasakan bersama,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana melestarikan tradisi kuliner Islami yang telah diwariskan secara turun-temurun, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini