![]() |
| Rombongan DPMG Aceh dan DPMG Aceh Besar mengunjungi BUMG Gampong Leu Ue, pada Kamis (5/6/2026). Foto: Mitraberita |
ACEH BESAR – Keberhasilan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Maju Sejahtera Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, dalam mengembangkan usaha ekonomi berbasis kerakyatan mendapat apresiasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh serta DPMG Aceh Besar.
Meski masih berstatus sebagai BUMG perintis, lembaga usaha milik gampong tersebut dinilai mampu mengelola berbagai unit usaha secara profesional dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.
Untuk melihat langsung perkembangan tersebut, DPMG Aceh bersama DPMG Aceh Besar melakukan kunjungan lapangan ke BUMG Maju Sejahtera pada Kamis (4/6/2026). Rombongan disambut langsung oleh Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, VE, ST, didampingi perangkat gampong serta pengurus BUMG Maju Sejahtera.
Turut hadir dalam kunjungan itu Kepala Seksi Pengembangan Usaha dan Lembaga Ekonomi DPMG Aceh, Edi Fadhil, SH; Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi Masyarakat DPMG Aceh Besar, Ikhsan, SE; Koordinator Pendamping Desa Aceh Besar, A. Basyir A. Jalil; TAPM P3MD Kementerian Desa Kabupaten Aceh Besar, Emirza; Pendamping Lokal Desa, Arnis; Koordinator Pendamping Kecamatan, M. Nur Ikhlas; serta Pendamping Desa, Betty Eliza Maizura.
Dalam arahannya, Edi Fadhil menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, BUMG Maju Sejahtera menunjukkan perkembangan yang sangat positif.
“BUMG Leu Ue telah memperlihatkan kemajuan yang sangat baik. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari kemampuan pengurus dalam menjalankan manajemen usaha serta mengidentifikasi potensi yang dimiliki gampong,” ujarnya.
Menurut Edi, keberhasilan pembangunan ekonomi desa sangat bergantung pada kemampuan gampong dalam mengenali dan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki.
“Gampong yang gagal adalah gampong yang tidak mampu mengidentifikasi potensinya sendiri. Karena itu, kami berharap BUMG Leu Ue terus menggali peluang usaha baru sehingga mampu membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi Masyarakat DPMG Aceh Besar, Ikhsan, SE. Ia menilai profesionalisme pengelolaan menjadi faktor utama yang mendorong perkembangan berbagai unit usaha yang dijalankan BUMG Maju Sejahtera.
“Pengelolaan yang profesional merupakan modal utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan. Kami mengapresiasi capaian yang telah diraih BUMG Leu Ue hingga saat ini,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Pendamping Desa Aceh Besar, A. Basyir A. Jalil, mendorong Pemerintah Gampong Leu Ue dan pengurus BUMG Maju Sejahtera untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat melalui pengembangan usaha yang produktif dan berorientasi pada kesejahteraan warga.
Pada kesempatan tersebut, Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, memaparkan sejumlah unit usaha yang saat ini telah dikelola BUMG Maju Sejahtera. Menurutnya, berbagai sektor usaha tersebut telah memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
“Beberapa unit usaha yang telah berjalan, seperti pasar gampong, simpan pinjam, peternakan, dan usaha lainnya, mampu meningkatkan pendapatan ekonomi warga,” ungkap Yusri.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini juga sedang merencanakan pengembangan sejumlah usaha baru, di antaranya depot air minum isi ulang, usaha penjualan ikan, serta sektor pertanian yang dinilai memiliki prospek menjanjikan.
Yusri berharap DPMG Aceh, DPMG Aceh Besar, dan para pendamping desa dapat terus memberikan arahan serta pendampingan agar BUMG Maju Sejahtera berkembang menjadi BUMG mandiri dan berdaya saing.
“Kami berharap dukungan dan pembinaan terus diberikan agar BUMG Leu Ue semakin berkembang dan mampu mencapai kategori BUMG mandiri,” harapnya.
Usai pertemuan, rombongan meninjau langsung Pasar Gampong yang dikelola BUMG Maju Sejahtera. Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga berdialog dengan pedagang serta melihat aktivitas ekonomi yang berlangsung di kawasan pasar gampong.
Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap penguatan ekonomi desa melalui BUMG sebagai motor penggerak pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat gampong.[]
