Ditpolairud Polda Aceh Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Emirates yang Meninggal Saat Melaut

Editor: Syarkawi author photo

 


BANDA ACEH – Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Aceh membantu proses evakuasi jenazah seorang anak buah kapal (ABK) KM Emirates yang meninggal dunia saat melakukan aktivitas penangkapan ikan di perairan Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan terkait peristiwa tersebut pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Laporan diterima oleh personel Pamopstib Pelabuhan TPI Lampulo, Aipda M. Nuruzzahri, dari sejumlah nelayan yang menginformasikan bahwa seorang ABK KM Emirates meninggal dunia di atas kapal saat melaut. Saat itu, kapal sedang dalam perjalanan menuju Pelabuhan TPI Lampulo, Banda Aceh.

Korban diketahui bernama Zulkifli Dendeh (59), seorang nelayan asal Dusun Matang Beureuhoi, Desa Seuneubok Peusangan, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Berdasarkan keterangan nahkoda KM Emirates, Irwan, korban tidak menunjukkan tanda-tanda sakit sebelum kejadian. Pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, korban yang saat itu berada di bagian buritan kapal tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

“Rekan-rekan korban sempat memberikan pertolongan, namun korban dinyatakan meninggal dunia di atas kapal,” ujar Joko, Selasa (23/6/2026).

KM Emirates, kapal penangkap ikan berukuran 60 Gross Ton (GT), diketahui berangkat melaut dari Dermaga TPI Kuala Idi, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, KM Emirates tiba di Dermaga TPI Lampulo dengan membawa jenazah korban.

Setibanya di pelabuhan, tim medis bersama personel Ditpolairud Polda Aceh langsung melakukan pemeriksaan terhadap jenazah guna memastikan kondisi korban.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke rumah duka di Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut dan mengapresiasi koordinasi yang dilakukan para nelayan serta personel Ditpolairud sehingga proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan lancar.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini