BANDA ACEH – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Kapolresta Cup 2026 resmi bergulir dan siap menjadi ajang mempererat kebersamaan serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan peserta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang digelar untuk memperkuat sinergi, soliditas, dan kebugaran personel.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah di Lapangan Embassy Mini Soccer, Gampong Peurada, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Polresta Banda Aceh serta para peserta yang akan berlaga dalam kompetisi.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, mencerminkan tingginya semangat kompetisi yang sehat, sportif, dan penuh kebersamaan.
Wakapolresta Banda Aceh, AKBP Henki Ismanto, dalam sambutannya mengatakan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun semangat persaudaraan di lingkungan Polri.
“Olahraga merupakan media yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan persatuan. Melalui turnamen ini, kita berharap dapat menjaga kesehatan jasmani sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi yang positif dengan tetap menjunjung tinggi fair play,” ujar AKBP Henki.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan turnamen ini sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
“Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan. Namun yang paling penting adalah bagaimana kita mampu menunjukkan sikap sportif, saling menghormati, dan menjaga persatuan,” tambahnya.
Kepada para wasit dan panitia pelaksana, AKBP Henki juga berharap agar dapat menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan penuh tanggung jawab sehingga seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Menurutnya, Kapolresta Cup bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, melainkan wadah untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan, serta menanamkan nilai-nilai fair play dalam setiap pertandingan.
“Melalui olahraga, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antar peserta dan seluruh pihak yang terlibat. Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menjaga kesehatan dan kebugaran di tengah padatnya aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Dengan kembali bergulirnya Kapolresta Cup dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, diharapkan semangat kebersamaan, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat semakin kuat, sejalan dengan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Kompol Miftahuda Dizha Fezuono, mengatakan bahwa turnamen berlangsung mulai 23 hingga 27 Juni 2026 dan diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Polresta Banda Aceh pada berbagai kompetisi di masa mendatang.
“Sebanyak 16 klub akan berkompetisi memperebutkan Piala Kapolresta Cup. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” kata Kompol Dizha.
Ia menambahkan, dengan semangat kebersamaan dan sportivitas yang dijunjung tinggi, Kapolresta Cup 2026 diharapkan berlangsung sukses, aman, dan tertib hingga melahirkan satu tim terbaik sebagai juara.
Kini, perhatian tertuju kepada 16 klub peserta yang siap bertarung di lapangan. Siapakah yang akan keluar sebagai kampiun dan mengangkat trofi Kapolresta Cup 2026 akan ditentukan melalui perjuangan, kerja keras, dan semangat sportivitas di setiap pertandingan.[]
