Ketua DPRK Banda Aceh Ajak Wisatawan Berlibur, Pastikan Kota Aman, Nyaman, dan Bebas Pungli

Editor: Syarkawi author photo

 

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, mengajak masyarakat dari berbagai daerah menjadikan Banda Aceh sebagai destinasi liburan sekolah. Ia memastikan kota ini siap menyambut wisatawan dengan pelayanan terbaik, suasana aman, nyaman, serta bebas dari praktik pungutan liar.

BANDA ACEH – Memasuki musim liburan sekolah, Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, S.T., mengajak masyarakat dari berbagai daerah untuk menjadikan Kota Banda Aceh sebagai destinasi wisata keluarga. 

Ia memastikan kota ini siap menyambut wisatawan dengan suasana yang aman, nyaman, tertib, serta bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

Menurutnya, Banda Aceh saat ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan, tidak hanya dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, tetapi juga dari provinsi tetangga seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Riau.

“Selamat datang di Banda Aceh bagi seluruh tamu dari dalam maupun luar daerah. Silakan menikmati keindahan kota ini dengan rasa aman, nyaman, dan penuh keramahan masyarakatnya,” ujar Irwansyah.

Ia menegaskan, daya tarik utama Banda Aceh terletak pada suasana kota yang tenang, bersih, tertib, serta masyarakat yang ramah terhadap para pendatang. Hal tersebut, kata dia, menjadi modal penting dalam pengembangan sektor pariwisata daerah.

“Banda Aceh adalah kota yang memuliakan tamu. Keramahan masyarakat menjadi kekuatan utama pariwisata kita,” tambahnya.

Irwansyah juga mengajak wisatawan untuk mengunjungi sejumlah destinasi unggulan seperti Masjid Raya Baiturrahman sebagai ikon kota dan simbol kebangkitan Aceh pascatsunami 2004, Museum Tsunami Aceh sebagai pusat edukasi kebencanaan, serta PLTD Apung yang menjadi saksi sejarah dahsyatnya tsunami.

Selain itu, Pantai Ulee Lheue juga menjadi pilihan favorit wisatawan untuk menikmati panorama matahari terbenam dan suasana santai bersama keluarga.

“Silakan menikmati seluruh destinasi wisata di Banda Aceh, mulai dari wisata religi, sejarah, hingga kuliner khas Aceh. Yang terpenting, pastikan seluruh aktivitas wisata berlangsung aman, nyaman, dan bebas pungli,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam memberantas pungutan liar serta menjaga kualitas pelayanan kepada wisatawan. 

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah harus terlibat aktif menciptakan pengalaman wisata yang berkesan.

Selain wisata sejarah dan alam, Banda Aceh juga dikenal sebagai “Kota Seribu Warung Kopi” dengan berbagai kuliner khas seperti Mie Aceh, Kuah Beulangong, Sate Matang, Ayam Tangkap, hingga aneka olahan seafood yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Untuk mendukung kenyamanan wisatawan, Irwansyah meminta seluruh perangkat daerah terkait meningkatkan pelayanan selama masa liburan, termasuk pengaturan parkir, kebersihan kawasan wisata, serta penyediaan informasi bagi pengunjung.

“OPD terkait harus memastikan pelayanan berjalan optimal, kawasan wisata bersih, tertib, dan ramah bagi wisatawan,” ujarnya.

Ia juga mengajak pelaku usaha pariwisata seperti hotel, penginapan, rumah makan, warung kopi, serta pengelola objek wisata untuk memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pengunjung.

“Setiap wisatawan yang datang harus kita pastikan pulang dengan kesan yang baik tentang Banda Aceh,” pungkasnya.

Dengan beragam destinasi wisata religi, sejarah, budaya, dan kuliner, Banda Aceh diharapkan kembali menjadi salah satu tujuan utama wisata keluarga selama musim liburan sekolah.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini