Aceh Tenggara – Kodim 0108/Aceh Tenggara melalui Koramil 0108-04/Babussalam membangun kembali jembatan beton yang rusak akibat banjir di Desa Batu Mbulan I, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara.
Pembangunan tersebut dilakukan untuk memulihkan akses transportasi masyarakat yang sempat terganggu akibat kerusakan infrastruktur penghubung utama desa.
Jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat tingginya debit air saat musim penghujan memiliki peran vital bagi mobilitas warga.
Kerusakan tersebut tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi, pendidikan, pertanian, serta pelayanan sosial yang membutuhkan akses jalan yang aman dan lancar.
Sebagai jalur penghubung utama bagi masyarakat Desa Batu Mbulan I dan wilayah sekitarnya, keberadaan jembatan yang kokoh dan permanen sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dalam proses pembangunan, Babinsa Koramil 0108-04/Babussalam bersama masyarakat bekerja secara gotong royong guna mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Keterlibatan langsung aparat kewilayahan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur.
Danramil 0108-04/Babussalam, Kapten Inf Sulaiman, mengatakan pembangunan jembatan beton tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
“Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga. Infrastruktur yang memadai memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan.
Selain mempercepat distribusi hasil pertanian, keberadaan jembatan juga memudahkan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan aktivitas perdagangan masyarakat.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat terus mendukung dan menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan.
Selama proses pembangunan berlangsung, semangat gotong royong terlihat begitu kuat. Babinsa dan warga bahu-membahu melaksanakan berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan lokasi, pengangkutan material hingga pengerjaan konstruksi jembatan.
Kapten Inf Sulaiman berharap pembangunan jembatan dapat selesai sesuai target sehingga masyarakat kembali menikmati akses transportasi yang aman dan nyaman. Ia juga mengajak warga untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Pembangunan ini merupakan tanggung jawab bersama. Setelah selesai dibangun, mari kita jaga dan rawat agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam waktu yang lama,” tambahnya.
Masyarakat Desa Batu Mbulan I menyambut baik pembangunan kembali jembatan tersebut. Mereka menilai pembangunan ini menjadi solusi atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi akibat rusaknya akses penghubung utama desa.
Salah seorang warga, Budi (42), mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah dan TNI kepada masyarakat.
Menurutnya, pembangunan jembatan beton yang lebih kuat dan permanen akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga saat beraktivitas.
Dengan dibangunnya kembali jembatan beton tersebut, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok berjalan lebih efektif, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat terus meningkat.
Keberadaan jembatan ini juga diharapkan mampu mendukung percepatan pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Babussalam serta wilayah sekitarnya.[]
