KUNINGAN – Polres Kuningan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional dengan mengawal proses budidaya hingga distribusi hasil panen jagung petani ke pabrik pengolahan.
Di bawah kepemimpinan Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., jajaran Satreskrim, Polsek, dan Bhabinkamtibmas aktif mendampingi petani mulai dari tahap penanaman, perawatan, panen, hingga pemasaran hasil produksi.
Saat masa panen berlangsung, personel Polres Kuningan turut memantau proses penimbangan jagung pipilan kering sebelum dikirim ke pabrik.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan hasil panen petani tercatat secara akurat dan seluruh proses distribusi berjalan aman, tertib, serta transparan.
Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Azis, bersama anggotanya turun langsung ke lapangan guna memastikan tidak ada kendala dalam proses penyerapan hasil panen petani.
“Ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendampingi para petani sejak proses pembibitan, perawatan, panen hingga hasil panen siap dikirim ke pabrik. Tujuannya agar hasil jerih payah petani dapat terserap maksimal dengan harga yang stabil dan adil,” ujar AKP Abdul Azis saat meninjau gudang penyimpanan hasil panen.
Program pendampingan tersebut mencakup beberapa langkah strategis, antara lain pemanfaatan lahan produktif untuk budidaya jagung, pemberian bimbingan teknis kepada petani terkait tata cara budidaya yang baik, serta membuka akses kerja sama langsung antara petani dan pabrik pengolahan.
Melalui pola distribusi langsung ke pabrik, petani memperoleh akses pasar yang lebih luas tanpa bergantung pada perantara.
Langkah ini dinilai mampu meminimalkan praktik permainan harga yang merugikan petani sekaligus menjaga stabilitas harga jual hasil panen.
Setelah melalui proses penimbangan dan pemeriksaan kualitas, jagung hasil panen petani Kuningan langsung didistribusikan ke pabrik untuk diolah menjadi pakan ternak dan bahan baku industri lainnya.
Selain membantu meningkatkan pendapatan petani, program tersebut juga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan daerah dan nasional melalui peningkatan produksi komoditas pertanian strategis.
Polres Kuningan menegaskan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian bukan sekadar program jangka pendek, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk mendorong kemandirian pangan masyarakat.
Ke depan, lahan pertanian jagung binaan Polri akan terus diperluas guna meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.
Dengan sinergi yang terus dibangun antara Polri dan kelompok tani, Kabupaten Kuningan diharapkan mampu menjadi salah satu daerah penopang ketahanan pangan nasional yang mandiri dan berkelanjutan.
Polres Kuningan juga memastikan akan terus melakukan pendampingan di lapangan agar hasil kerja keras para petani dapat terserap dengan baik dan memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat.[]
