Sekda Banda Aceh Ajak ASN Perkuat Integritas dan Inovasi, WTP ke-18 Bukti Tata Kelola Kian Berkualitas

Editor: Syarkawi author photo

 

Sekda Banda Aceh Jalaluddin memberikan arahan kepada ASN pada apel gabungan di Balai Kota Banda Aceh sekaligus menyerahkan SK PNS Formasi 2024. Foto: (Humas Pemko Banda Aceh)

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh, Jalaluddin, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif demi mewujudkan pemerintahan yang responsif dan pelayanan publik yang berkualitas.

Ajakan tersebut disampaikan Jalaluddin saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Balai Kota Banda Aceh, Senin (8/6/2026). 

Menurutnya, tantangan pembangunan yang semakin kompleks menuntut setiap aparatur tidak hanya bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

Dalam amanatnya, Jalaluddin menegaskan bahwa berbagai prestasi yang diraih Pemerintah Kota Banda Aceh dalam beberapa tahun terakhir merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah.

Karena itu, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja birokrasi.

“Prestasi bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga. Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah hanya dapat dipertahankan melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, serta integritas yang tidak pernah ditawar,” ujar Jalaluddin.

Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah keberhasilan Pemerintah Kota Banda Aceh mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-18 kali secara berturut-turut. 

Prestasi tersebut menjadi indikator kuat bahwa tata kelola keuangan daerah berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip pemerintahan yang baik.

Selain itu, prestasi juga diraih dari sektor kesehatan. RSUD Meuraxa kembali menorehkan pencapaian di tingkat nasional melalui penguatan layanan rumah sakit berbasis syariah. 

Capaian tersebut semakin mempertegas posisi Banda Aceh sebagai daerah yang mampu memadukan kualitas pelayanan publik dengan nilai-nilai keislaman.

“Keberhasilan ini harus menjadi energi positif bagi seluruh ASN untuk terus bekerja lebih baik. Apa yang telah dicapai hari ini merupakan hasil kerja bersama yang harus dipertahankan dan ditingkatkan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Jalaluddin juga mengungkapkan rencana revitalisasi Taman Bustanussalatin sebagai salah satu ikon ruang publik Kota Banda Aceh. 

Revitalisasi tersebut bertujuan menghadirkan kawasan yang lebih hijau, nyaman, aman, dan inklusif bagi masyarakat.

Menurutnya, Taman Bustanussalatin tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga akan dikembangkan sebagai pusat aktivitas sosial, budaya, pendidikan, dan keagamaan yang mampu memperkuat interaksi masyarakat sekaligus mendukung citra Banda Aceh sebagai kota religius dan berdaya saing.

“Bustanussalatin akan kita hadirkan sebagai ruang publik yang hidup, tempat masyarakat berkumpul, beraktivitas, belajar, dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan,” ujarnya.

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Jalaluddin juga mengajak seluruh ASN untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Dakwah Umum yang akan digelar di Taman Bustanussalatin. Ia berharap momentum tersebut dapat memperkuat nilai spiritual, meningkatkan ukhuwah Islamiyah, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Apel gabungan tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juni 2026. 

Kepada para PNS yang baru menerima SK, Jalaluddin berpesan agar senantiasa menjaga marwah ASN, menjunjung tinggi etika birokrasi, dan menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian.

“Menjadi ASN bukan sekadar memperoleh status kepegawaian, tetapi juga memikul tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat, menjaga kepercayaan publik, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” tegasnya.

Mengakhiri amanatnya, Jalaluddin mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta bekerja dengan penuh dedikasi demi mewujudkan Banda Aceh yang semakin maju, religius, inovatif, dan membanggakan.

“Jika integritas, kolaborasi, dan semangat melayani terus kita jaga bersama, saya yakin Banda Aceh akan semakin kuat sebagai kota yang maju, bermartabat, dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakatnya,” pungkasnya. (*)

Share:
Komentar

Berita Terkini