Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Terima Silaturahmi Pengurus Fokus Gampi, Dorong Peran Aktif Pemuda

Editor: Syarkawi author photo

 

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Daniel Abdul Wahab saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus Fokus Gampi Banda Aceh di ruang kerjanya, membahas persiapan pelantikan dan penguatan peran pemuda di Kota Banda Aceh.

BANDA ACEH – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, menerima kunjungan silaturahmi pengurus Forum Komunikasi Generasi Pemuda Pidie (Fokus Gampi Banda Aceh) di ruang kerjanya, Senin (22/6/2026). 

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh dialog, membahas berbagai agenda organisasi pemuda asal Pidie yang beraktivitas di Banda Aceh.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi antara komunitas pemuda dengan unsur legislatif di ibu kota provinsi. 

Dalam kesempatan itu, pengurus Fokus Gampi menyampaikan sejumlah rencana kegiatan organisasi, termasuk persiapan pelantikan kepengurusan baru yang akan digelar dalam waktu dekat.

Ketua Fokus Gampi Banda Aceh, Irwandi, mengatakan bahwa audiensi ini tidak hanya sebatas silaturahmi, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memperkuat jejaring organisasi di tengah masyarakat.

“Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan rencana pelantikan pengurus sekaligus memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak agar kegiatan organisasi dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan,” ujar Irwandi.

Ia menegaskan, Fokus Gampi ingin terus menjadi wadah kebersamaan bagi pemuda Pidie yang berada di perantauan, khususnya di Kota Banda Aceh, sekaligus ruang untuk memperkuat solidaritas dan kontribusi sosial.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, menyambut baik kehadiran dan inisiatif para pemuda tersebut. Ia memberikan apresiasi atas semangat generasi muda Pidie yang tetap menjaga solidaritas, kebersamaan, serta aktif berkontribusi di tengah masyarakat kota.

Menurut Daniel, keberadaan komunitas seperti Fokus Gampi memiliki peran penting, tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang pengembangan kepedulian sosial, solidaritas, dan kolaborasi lintas generasi.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan pemuda dalam berbagai kegiatan positif perlu terus didorong, karena mereka merupakan bagian penting dari pembangunan daerah di masa depan.

“Harapannya, Fokus Gampi dapat terus menjadi ruang kebersamaan yang produktif, sekaligus motor penggerak kegiatan sosial dan kepemudaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Daniel.

Ia juga mendorong agar pemuda tidak hanya fokus pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pendidikan, serta pembangunan karakter generasi muda di Banda Aceh.

Pertemuan tersebut ditutup dengan harapan terjalinnya kerja sama yang lebih erat antara komunitas pemuda daerah dan pemerintah, sehingga dapat melahirkan berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini