Babinsa Leuboek Dukung Pengrajin Anyaman Bambu, Dorong Pelestarian Kearifan Lokal dan Ekonomi Desa

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh Besar – Babinsa Gampong Leuboek, Koramil 23/Kuta Malaka Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Sertu Khairuddin, menyambangi salah seorang pengrajin anyaman bambu di Gampong Leuboek, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (31/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Babinsa menjalin komunikasi sosial sekaligus memberikan dukungan kepada pelaku usaha kecil yang masih mempertahankan kerajinan tradisional sebagai sumber mata pencaharian.

Dalam kesempatan itu, Sertu Khairuddin berdialog dengan pengrajin mengenai proses pembuatan anyaman bambu yang digunakan sebagai dinding rumah tradisional. 

Mulai dari pemilihan bambu berkualitas, proses pengolahan bahan baku, hingga teknik menganyam yang masih dilakukan secara manual dengan mengandalkan keterampilan yang diwariskan secara turun-temurun.

Menurutnya, kerajinan anyaman bambu tidak hanya memiliki nilai budaya yang perlu dilestarikan, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila terus dikembangkan.

"Kerajinan seperti ini memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain menjaga kelestarian kearifan lokal, hasil anyaman bambu juga masih memiliki nilai jual dan peluang pasar yang cukup baik apabila terus dikembangkan," ujar Sertu Khairuddin.

Ia juga memberikan motivasi kepada pengrajin agar terus mempertahankan usahanya dengan meningkatkan kualitas dan berinovasi mengikuti kebutuhan pasar, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang menjadi ciri khas produk tersebut.

Menurutnya, ketekunan dan kreativitas menjadi modal penting agar kerajinan anyaman bambu tetap mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.

Selain mempererat hubungan silaturahmi dengan warga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi Babinsa untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha mikro di desa.

Informasi tersebut nantinya dapat menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah gampong maupun instansi terkait dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat.

Melalui komunikasi sosial yang rutin dilakukan, Babinsa berharap potensi ekonomi berbasis kearifan lokal di Gampong Leuboek dapat terus berkembang sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini