ACEH TENGGARA – Kodim 0108/Aceh Tenggara terus mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger-Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.
Salah satu tahapan penting yang saat ini dikerjakan adalah pengecoran pondasi jembatan, yang dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Satgas Jembatan bersama masyarakat, Sabtu (25/7/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya memulihkan akses transportasi masyarakat yang sebelumnya terputus akibat bencana banjir bandang.
Kehadiran jembatan diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Sejak pagi, personel Babinsa Posramil Ketambe bersama warga bergotong royong mengangkut material, menyiapkan adukan semen, merakit rangka pondasi, hingga melaksanakan proses pengecoran.
Seluruh pekerjaan dilakukan dengan penuh semangat kebersamaan tanpa membedakan peran antara prajurit TNI dan masyarakat.
Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, mengatakan pengecoran pondasi merupakan salah satu tahapan krusial dalam pembangunan jembatan karena menjadi penyangga utama konstruksi.
"Melalui semangat gotong royong, pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan dan dapat diselesaikan lebih cepat. Selain mempercepat pembangunan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujarnya.
Menurutnya, seluruh proses pengerjaan pondasi dilakukan secara teliti agar menghasilkan konstruksi yang kokoh, aman, dan mampu digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
"Pondasi merupakan bagian utama yang menopang seluruh konstruksi jembatan. Karena itu, setiap tahapan harus dikerjakan dengan cermat agar hasilnya berkualitas dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat," jelasnya.
Peltu Jumadin menambahkan, Jembatan Gantung Perintis memiliki nilai strategis bagi masyarakat Desa Lawe Ger-Ger dan wilayah sekitarnya. Selama ini, warga mengalami kesulitan beraktivitas akibat rusaknya akses penghubung pascabanjir bandang.
Setelah jembatan selesai dibangun, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta mengangkut hasil pertanian dan perkebunan ke pusat pemasaran.
Kehadiran jembatan juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengajak seluruh warga untuk terus menjaga semangat gotong royong dan berpartisipasi aktif dalam mendukung setiap tahapan pembangunan.
"Apabila masyarakat dan aparat terus bersatu, pembangunan akan berjalan lebih cepat, hasilnya lebih baik, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga. Kebersamaan inilah yang harus terus kita pelihara demi kemajuan desa," katanya.
Masyarakat Desa Lawe Ger-Ger menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Mereka mengaku terbantu dengan kehadiran personel TNI yang aktif mendampingi dan bekerja bersama warga dalam proses pembangunan.
Kodim 0108/Aceh Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat.
Melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini, TNI tidak hanya mendukung pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan dengan rakyat dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan wilayah.[]
