Banda Aceh – PSMT FC memastikan langkah ke babak berikutnya pada turnamen Piala Pangdam IM Cup 2026 setelah menyingkirkan JAMBO Legend FC melalui drama adu penalti dengan skor 4-3.
Sebelumnya, kedua tim bermain imbang tanpa gol pada waktu normal di Lapangan Blang Padang, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Sabtu (25/7/2026).
Pertandingan yang berlangsung mulai pukul 16.30 hingga 18.20 WIB itu disaksikan sekitar 350 penonton. Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim tampil menyerang dan memperagakan permainan terbuka dengan tempo tinggi.
Pada babak pertama, PSMT FC dan JAMBO Legend FC silih berganti melancarkan serangan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun solidnya lini pertahanan dan penampilan apik kedua penjaga gawang membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Kedua kesebelasan terus berupaya memecah kebuntuan melalui berbagai variasi serangan.
Dukungan ratusan suporter yang memadati sisi lapangan turut menambah semangat para pemain untuk menampilkan permainan terbaik.
Meski saling menciptakan peluang hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta. Laga pun harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.
Dalam babak adu penalti, kedua tim menunjukkan mental bertanding yang kuat. Namun, PSMT FC tampil lebih tenang dan efektif sehingga berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 4-3 atas JAMBO Legend FC.
Hasil tersebut mengantarkan PSMT FC melaju ke babak berikutnya dalam turnamen Piala Pangdam IM Cup 2026.
Sementara itu, JAMBO Legend FC tetap menunjukkan semangat juang dan sportivitas hingga pertandingan berakhir.
Piala Pangdam IM Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan membangun semangat kebersamaan di lingkungan masyarakat serta keluarga besar Kodam Iskandar Muda.
Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Antusiasme masyarakat yang memadati Lapangan Blang Padang turut menyemarakkan jalannya pertandingan sekaligus menunjukkan tingginya minat terhadap olahraga sepak bola di Aceh.
Melalui turnamen ini diharapkan lahir bibit-bibit pesepak bola potensial yang mampu mengharumkan nama Aceh di berbagai ajang kompetisi, sekaligus menumbuhkan budaya sportivitas dan semangat persatuan melalui olahraga.[]
