TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan Percepat Pembangunan Lima Sumur Bor untuk Perluas Akses Air Bersih Warga

Editor: Syarkawi author photo

 


ACEH SELATAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan terus menunjukkan progres positif. 

Salah satu sasaran fisik yang menjadi prioritas adalah pembangunan lima titik sumur bor di Kecamatan Labuhanhaji Timur, Kabupaten Aceh Selatan, guna memperluas akses air bersih bagi masyarakat.

Pembangunan sumur bor tersebut merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan fasilitas air bersih yang layak, mudah diakses, dan berkelanjutan.

Hingga Sabtu (25/7/2026), personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat terus mengerjakan pembangunan di lima titik dengan mengedepankan semangat gotong royong.

Sinergi antara TNI dan warga menjadi kunci percepatan penyelesaian seluruh sasaran fisik sesuai target yang telah ditetapkan.

Berdasarkan perkembangan di lapangan, pembangunan sumur bor di Desa Paya Pelumat pada titik pertama telah mencapai progres 3 persen. 

Sementara itu, titik kedua di Desa Limau Saring menunjukkan perkembangan paling signifikan dengan progres mencapai 16 persen.

Selanjutnya, titik ketiga di Desa Paya Pelumat telah mencapai progres 13 persen. Adapun titik keempat di Desa Aur Pelumat masih berada pada tahap persiapan awal dengan progres 0 persen, sedangkan titik kelima yang juga berada di Desa Aur Pelumat telah mencapai progres 5 persen.

Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf. Andrino D.N. Lubis, S.Sos., mengatakan bahwa penyediaan akses air bersih menjadi salah satu fokus utama program TMMD karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.

"Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital. Melalui pembangunan lima titik sumur bor ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh akses air bersih yang lebih mudah, layak, dan berkelanjutan. Inilah salah satu bentuk nyata pengabdian TNI melalui TMMD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan sumur bor tidak hanya mencakup proses pengeboran sumber air, tetapi juga pembangunan konstruksi sumur, pemasangan menara penampungan air, jaringan pipa distribusi, hingga titik-titik pemanfaatan agar fasilitas tersebut dapat berfungsi secara optimal.

Menurutnya, Program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan solusi terhadap kebutuhan dasar masyarakat di pedesaan.

"Semangat gotong royong dan kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD. Dukungan masyarakat membuat setiap pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dan efektif, sekaligus semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat," tambahnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan mereka dalam setiap tahapan pembangunan. Warga bergotong royong membantu personel Satgas TMMD sesuai kemampuan masing-masing sehingga pelaksanaan pembangunan menjadi tanggung jawab bersama.

Keberadaan lima sumur bor tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga, sarana ibadah, maupun berbagai aktivitas sosial. 

Selain itu, fasilitas tersebut juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap sumber air yang jauh atau memiliki debit terbatas.

Satgas TMMD optimistis seluruh pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Setelah rampung, fasilitas air bersih tersebut diharapkan menjadi aset penting yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menjadi bukti nyata kehadiran TNI dalam mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini