BANDA ACEH – Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 yang digelar di Aula Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Banda Aceh, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah pimpinan instansi di Aceh.
Hadir di antaranya perwakilan Badan Kesbangpol Aceh, Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh, Danlanud Sultan Iskandar Muda, Danlanal Sabang, Pamen Ahli Pangdam Iskandar Muda, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Kepala LPP RRI Banda Aceh, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan peringatan HANI menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Aceh.
"Momentum HANI menjadi pengingat bahwa perang melawan narkotika merupakan tanggung jawab bersama. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, lembaga terkait, dan seluruh elemen masyarakat agar upaya P4GN berjalan lebih efektif," ujar Joko.
Ia menegaskan, Polda Aceh terus mendukung langkah-langkah BNN dan seluruh instansi terkait dalam memberantas peredaran gelap narkotika sekaligus meningkatkan upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, sinergi yang kuat antarinstansi akan menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
"Dengan kerja sama yang semakin solid antara Polri, BNN, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat, diharapkan Aceh dapat terbebas dari ancaman narkotika serta tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif guna mendukung pembangunan daerah," pungkasnya.[]
