Pidie – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan sekaligus membantu memastikan hasil pertanian memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, Babinsa Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie, Sertu Kurniawan, turun langsung ke area persawahan untuk melakukan pengecekan hasil panen padi dan memantau perkembangan harga gabah di Desa Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan Babinsa terhadap para petani di wilayah binaan.
Selain melihat secara langsung hasil produksi padi, pengecekan juga dilakukan untuk mengetahui kondisi harga gabah di tingkat pengumpul sehingga perkembangan usaha pertanian masyarakat dapat terus dipantau.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Kurniawan berinteraksi langsung dengan para petani yang sedang melaksanakan panen.
Babinsa melihat proses panen sekaligus berdialog dengan petani mengenai hasil produksi, harga gabah, biaya pengelolaan lahan, penggunaan pupuk, hingga berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan kegiatan pertanian.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, rata-rata hasil panen padi petani di Desa Blang Cot berkisar antara 6 hingga 7 ton gabah kering per hektare. Sementara itu, harga gabah di tingkat pengumpul berada pada kisaran Rp7.500 hingga Rp7.800 per kilogram.
Harga tersebut dinilai cukup memberikan keuntungan bagi petani karena berada pada tingkat yang baik dibandingkan harga acuan pemerintah yang berlaku.
Kondisi tersebut tentunya menjadi kabar positif bagi petani karena hasil panen yang diperoleh dapat memberikan nilai ekonomi yang cukup untuk membantu menutupi biaya pengelolaan lahan, mulai dari biaya penggarapan, perawatan tanaman, pupuk, hingga proses panen.
Sertu Kurniawan menyampaikan bahwa pengecekan secara langsung ke lapangan penting dilakukan untuk mengetahui kondisi nyata yang dihadapi para petani.
Menurutnya, keberhasilan panen tidak hanya dilihat dari jumlah produksi, tetapi juga dari harga jual gabah yang diterima petani sehingga dapat memberikan keuntungan yang layak.
“Alhamdulillah, dari hasil pengecekan, rata-rata hasil panen petani cukup baik. Harga gabah di tingkat pengumpul juga masih cukup tinggi, sehingga diharapkan dapat memberikan keuntungan yang layak bagi petani setelah dikurangi biaya penggarapan, perawatan, pupuk, dan biaya lainnya,” ujar Sertu Kurniawan.
Para petani Desa Blang Cot menyambut baik kondisi hasil panen dan harga gabah yang cukup menguntungkan tersebut.
Dengan hasil produksi yang mencapai rata-rata 6–7 ton per hektare dan harga jual yang relatif baik, petani merasa lebih optimistis untuk kembali mengelola lahan pertanian pada musim tanam berikutnya.
Babinsa juga mengingatkan para petani agar tetap menjaga kualitas hasil panen dan memperhatikan proses penanganan gabah setelah dipanen.
Kualitas gabah yang baik diharapkan dapat mempertahankan nilai jual sekaligus meningkatkan daya tawar petani dalam melakukan transaksi dengan para pengumpul.
Kegiatan pengecekan tersebut sekaligus menjadi sarana komunikasi sosial antara Babinsa dengan masyarakat.
Melalui dialog langsung, berbagai informasi terkait perkembangan sektor pertanian dapat diketahui lebih cepat, termasuk kendala yang dihadapi petani maupun perkembangan harga komoditas hasil pertanian di wilayah Kecamatan Sakti.
Pendampingan terhadap petani merupakan salah satu bentuk dukungan Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie dalam membantu program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Babinsa terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memberikan motivasi dan mendorong para petani agar tetap produktif dalam mengelola lahan pertanian.
Danramil 12/Sakti Kapten Inf Dwi Santosa menegaskan bahwa pendampingan terhadap sektor pertanian akan terus dilakukan oleh personel Babinsa di wilayah binaan.
Hal tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
Dengan adanya pendampingan dan pemantauan secara rutin, diharapkan kondisi pertanian di wilayah Kecamatan Sakti dapat terus berkembang.
Hasil panen yang baik dan harga gabah yang menguntungkan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Pidie.
Kegiatan pengecekan hasil panen dan pemantauan harga gabah di Desa Blang Cot berlangsung dengan aman dan lancar.
Kehadiran Babinsa di tengah para petani menjadi wujud nyata komitmen TNI AD melalui satuan kewilayahan untuk terus mendukung masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.[]
