Jakarta — Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Suyudi Ario Seto menghadiri kuliah umum dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Tarumanagara (Untar), Jakarta Barat, Kamis (13/8/2026).
Mengusung tema “Embrace the Adventure of Endless Possibilities” dengan tagline “Move Beyond Expectation”, kegiatan tersebut mengajak mahasiswa baru untuk berani memulai perjalanan akademik, memanfaatkan berbagai peluang, serta mengembangkan potensi diri dalam menghadapi tantangan dan meraih masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Suyudi mengingatkan mahasiswa baru bahwa berbagai peluang dan kemungkinan di masa depan hanya dapat diraih apabila mereka mampu menjaga diri dari ancaman narkotika.
Menurutnya, penyalahgunaan narkotika tidak hanya berdampak buruk terhadap kesehatan, tetapi juga dapat menghambat prestasi, merusak hubungan sosial, serta mengancam masa depan generasi muda.
“Endless possibilities hanya dapat dicapai apabila kalian mampu menjaga diri dan masa depan kalian dari ancaman narkotika,” pesan Suyudi kepada mahasiswa baru Untar.
Suyudi juga menyoroti perkembangan modus penyalahgunaan zat berbahaya yang semakin beragam, termasuk pemanfaatan rokok elektrik atau vape sebagai media penyalahgunaan etomidate dan jenis narkotika cair lainnya.
Ia meminta mahasiswa meningkatkan kewaspadaan karena modus penyalahgunaan zat berbahaya terus berkembang dan menyasar pola konsumsi yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
“Jangan merasa aman hanya karena bentuknya vape. Kita harus waspada karena sekarang narkotika bisa hadir dalam bentuk yang tidak kita duga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Suyudi mengajak mahasiswa tidak hanya menjaga diri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap teman dan lingkungan kampus. Pesan “Jaga Teman, Jaga Kampus” menjadi ajakan untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bersih dari narkotika.
Menurutnya, upaya pencegahan tidak dapat dilakukan secara individual. Diperlukan kepedulian dan keberanian seluruh sivitas akademika untuk saling mengingatkan serta membangun budaya hidup sehat dan menjauhi narkotika.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara Ariawan Gunadi mengajak mahasiswa baru memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan wawasan dan pengetahuan dari Kepala BNN RI.
Ia berharap kuliah umum tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menjalani kehidupan kampus sekaligus mempersiapkan masa depan dengan tetap memiliki kesadaran dan ketahanan diri terhadap ancaman narkotika.[]
