Lahan Kosong di Kajhu Aceh Besar Terbakar, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

Editor: Syarkawi author photo

 

Petugas Damkar BPBD Aceh Besar memadamkan kebakaran lahan kosong seluas sekitar 500 meter persegi di Gampong Kajhu, Baitussalam. Foto: Humas BPBD

ACEH BESAR — Kebakaran melanda lahan kosong di Gampong Kajhu, Dusun Kede Aron, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (12/8/2026) sore. Kobaran api yang muncul di lahan dekat toko warga sempat membuat masyarakat sekitar panik.

Informasi kebakaran diterima petugas pemadam kebakaran BPBD Aceh Besar melalui layanan darurat sekitar pukul 17.25 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Pos Induk segera berkoordinasi dengan Pos Kajhu untuk melakukan penanganan.

Kondisi lahan yang ditumbuhi rumput kering, ditambah cuaca panas, membuat api dengan cepat menjalar dan membesar. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 500 meter persegi.

Sebanyak satu unit armada pemadam kebakaran bersama empat personel Pos Kajhu dikerahkan ke lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

Petugas juga berupaya mencegah api merambat ke area sekitar, terutama bangunan dan toko milik warga yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Setelah dilakukan penanganan, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Namun, terdapat ketidaksesuaian waktu dalam laporan awal, karena informasi menyebut kebakaran diterima sekitar pukul 17.25 WIB sementara proses pemadaman disebut selesai pukul 17.01 WIB.

Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, tidak ada korban jiwa maupun laporan kerusakan bangunan akibat kejadian tersebut. Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan tanpa pengawasan.

Kondisi lahan yang kering dan cuaca panas membuat aktivitas pembakaran terbuka memiliki risiko tinggi. Api yang semula kecil dapat dengan cepat menjalar, terutama pada lahan yang ditumbuhi rumput dan semak kering.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan. Jika pembakaran tetap dilakukan, api harus dipastikan benar-benar padam dan tidak ditinggalkan tanpa pengawasan.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kebakaran lahan dapat dengan cepat meluas, khususnya ketika terjadi di tengah kondisi cuaca panas dan lokasi kebakaran berada berdekatan dengan permukiman maupun tempat usaha masyarakat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini