Hujan Rendam Pondasi Jembatan, Babinsa dan Warga Buah Pala Gotong Royong Bersihkan Lumpur

Editor: Syarkawi author photo

 


KUTACANE – Hujan yang mengguyur Kabupaten Aceh Tenggara menyebabkan lubang pondasi Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, tergenang air dan dipenuhi endapan lumpur.

Kondisi tersebut mendorong Babinsa yang tergabung dalam Satgas Jembatan Gantung Perintis bersama masyarakat melakukan gotong royong membersihkan area pondasi, Senin (28/9/2026).

Pembersihan dilakukan dengan mengeluarkan air yang menggenangi lubang pondasi sekaligus mengangkat endapan lumpur yang terbawa air hujan. Babinsa dan warga menggunakan cangkul serta sekop, sementara genangan air disedot menggunakan mesin penyedot.

Sertu Turwadi mengatakan, pembersihan dilakukan agar lubang pondasi kembali bersih dan siap digunakan untuk melanjutkan pekerjaan pembangunan.

“Setelah hujan, lubang pondasi tergenang air dan terdapat endapan lumpur. Karena itu, kami bersama warga bergotong royong mengeringkan air dan mengangkat lumpur agar lubang pondasi kembali bersih dan siap untuk dilakukan pekerjaan selanjutnya,” ujar Sertu Turwadi.

Menurutnya, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pengerjaan pondasi karena pekerjaan membutuhkan kondisi lapangan yang sesuai.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa dan warga bahu-membahu mengangkat lumpur dari dasar lubang pondasi dan mengeluarkannya dari area pekerjaan. Sementara genangan air disedot hingga kondisi lubang lebih kering.

Danposramil Lawe Sumur, Pelda Ahmad Saan Pinem, mengatakan keterlibatan masyarakat membantu menjaga kelancaran pembangunan Jembatan Gantung Perintis.

“Kegiatan ini kami lakukan bersama warga untuk membersihkan lubang pondasi yang menjadi bagian awal pembangunan Jembatan Gantung Perintis. Selain membantu kelancaran pekerjaan, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana menjaga komunikasi sosial dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong terus dibangun antara Babinsa dan masyarakat dalam berbagai kegiatan di wilayah binaan. Menurutnya, kebersamaan tersebut tidak hanya membantu pekerjaan secara fisik, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Seorang warga Desa Buah Pala mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran Babinsa bersama masyarakat memberikan semangat dalam mendukung pembangunan jembatan yang dibutuhkan warga.

“Kami berterima kasih kepada Babinsa yang selalu bersama warga. Dengan gotong royong seperti ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan kami bisa bersama-sama membantu pembangunan jembatan yang nantinya digunakan masyarakat,” ujarnya.

Jembatan Gantung Perintis tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, khususnya menuju lahan pertanian, sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari warga Desa Buah Pala.

Babinsa bersama masyarakat pun terus mendukung setiap tahapan pembangunan sesuai kondisi di lapangan, termasuk mengatasi kendala akibat cuaca agar pekerjaan jembatan dapat berjalan sesuai rencana.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini