ICMI Banda Aceh Dorong Edukasi Kesehatan Ginjal, Soroti Kepercayaan Masyarakat terhadap Layanan Medis

Editor: Syarkawi author photo


BANDA ACEH — Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Banda Aceh bekerja sama dengan Penang Specialist Hospital dan KPJ Health Care Perwakilan Aceh menggelar seminar internasional bertema “Healthy Kidneys, A Better Quality of Life” di Hotel Ayani, Banda Aceh.

Seminar tersebut menghadirkan sejumlah tenaga medis sebagai narasumber untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan ginjal, penyakit urologi, gejala awal penyakit, serta pentingnya pencegahan dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Perwakilan ICMI Orda Banda Aceh, Iskandar S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara ICMI Banda Aceh, Penang Specialist Hospital, dan KPJ Health Care dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

“Seminar ini menjadi momentum perekat kolaborasi antara Penang Specialist Hospital, KPJ Health Care, dan ICMI Banda Aceh. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan,” kata Iskandar.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan informasi kesehatan yang bersumber dari tenaga medis dan narasumber yang kompeten. Hal itu penting di tengah banyaknya informasi kesehatan yang beredar di media massa dan media sosial, yang tidak seluruhnya dapat dipastikan akurasi maupun kebenarannya.

“Karena itu, masyarakat membutuhkan pencerahan dan informasi kesehatan dari para ahli yang kompeten dan berkualifikasi,” ujarnya.

Iskandar juga menyoroti meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang salah satunya berkaitan dengan perubahan gaya hidup, seperti pola makan, kurangnya aktivitas fisik, hingga stres.

Kondisi tersebut, kata dia, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pengembangan layanan kesehatan di Aceh, khususnya Banda Aceh. Namun, peningkatan layanan tidak hanya menyangkut fasilitas medis, tetapi juga kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap tenaga serta institusi kesehatan.

“Banyak masyarakat Aceh yang memilih berobat ke luar negeri, terutama Malaysia. Karena itu, masyarakat membutuhkan excellent service dan kepercayaan dalam pelayanan medis,” katanya.

Seminar tersebut menghadirkan Dr. Arun Arunssalam, ahli urologi dari Penang Specialist Hospital; dr. Ustav Yogi Uslaf, Sp.DP, ahli penyakit dalam; serta dr. Natalina Christanto, Kepala Perwakilan KPJ Health Care Aceh.

Para narasumber memberikan pemaparan mengenai kesehatan ginjal dan penyakit urologi yang kerap dialami masyarakat, khususnya laki-laki. Peserta juga mendapatkan informasi mengenai gejala awal penyakit serta langkah-langkah preventif untuk menekan risiko penyakit.

Iskandar berharap kegiatan edukasi semacam itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan.

“Dengan pencerahan yang diberikan, kita akan bisa melakukan usaha-usaha preventif agar terhindar dan meminimalkan risiko terserang penyakit,” ujarnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan seminar tersebut. Menurutnya, berbagi pengetahuan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat merupakan bentuk kontribusi yang memberikan manfaat luas.

Ia kemudian mengutip hadis Rasulullah SAW, “Khairunnas anfa’uhum linnas”, yang bermakna bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Iskandar berharap ilmu dan pengetahuan yang disampaikan para narasumber dalam seminar tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi amal jariah.

Seminar internasional itu sekaligus menjadi bagian dari upaya ICMI Banda Aceh memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya mengenai pentingnya menjaga kesehatan ginjal dan meningkatkan kualitas hidup.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini