ACEH BESAR – Camat Lhoknga, Zayadinur, S.STP., melantik lima anggota Tuha Peut Gampong Meunasah Beutong, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, di Gedung UDKP Kantor Camat Lhoknga, Gampong Mon Ikuen, Rabu (16/9/2026).
Prosesi pelantikan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Lhoknga, Imum Mukim Lamlhom, Geuchik Meunasah Beutong, serta perangkat gampong.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lhoknga Zayadinur, S.STP., Danramil 03/Lhoknga Mayor Inf. Singih Junaidi, Kapolsek Lhoknga Iptu Joko Muhar Irwansyah, S.E., M.H., Kepala KUA Lhoknga Fuadi Yusuf, S.Fil.I., Imum Mukim Lamlhom Jufri AR, Geuchik Meunasah Beutong Taufik Burahmman, serta perangkat Gampong Meunasah Beutong.
Lima Tuha Peut yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Bupati Aceh Besar Nomor 1058 Tahun 2026 tanggal 24 Agustus 2026 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Tuha Peut Gampong Meunasah Beutong Kecamatan Lhoknga, terdiri atas Wahyu Saputra sebagai Ketua, Irwan sebagai Wakil Ketua, Munawar sebagai Sekretaris, serta Herliansandrasah dan Faridah sebagai anggota.
Rangkaian pelantikan diawali pembukaan oleh protokol dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Aceh Besar, pengambilan sumpah jabatan, dan pelantikan lima Tuha Peut oleh Camat Lhoknga.
Setelah pengambilan sumpah, para Tuha Peut menandatangani berita acara sumpah dan berita acara pelantikan. Camat Lhoknga kemudian menyerahkan Surat Keputusan Bupati Aceh Besar kepada masing-masing Tuha Peut yang telah dilantik.
Dalam arahannya, Zayadinur meminta Tuha Peut yang baru dilantik menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai ketentuan.
Ia juga berharap keberadaan Tuha Peut dapat memperkuat penyelenggaraan pemerintahan gampong serta mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah gampong serta seluruh elemen masyarakat,” pesan Zayadinur.
Pelantikan kemudian ditutup dengan pembacaan doa. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.[]
