Tahap Pengelasan Gelagar, TNI dan Warga Kebangkan Pembangunan Jembatan Lawe Ger Ger

Editor: Syarkawi author photo

 


KUTACANE – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, terus berlanjut. 

Memasuki tahap pengelasan gelagar dan pemasangan sejumlah komponen konstruksi, personel TNI dari Kodim 0108/Agara bersama masyarakat kembali bergotong royong mempercepat pengerjaan, Selasa (15/9/2026).

Personel Babinsa yang tergabung dalam Satgas Jembatan Kodim 0108/Agara bersama warga terlihat bahu-membahu mengerjakan pemasangan dan pengelasan komponen gelagar, mengangkat material besi, serta melakukan penyesuaian pada sejumlah bagian konstruksi.

Dantim Satgas Jembatan, Peltu Jumadin Selian, mengatakan pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan ketepatan pemasangan dan keamanan konstruksi.

“Pekerjaan ini kami laksanakan bersama-sama dengan warga. Selain membantu mempercepat proses pembangunan, gotong royong seperti ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujar Jumadin.

Menurutnya, pemasangan gelagar dan tiang railing merupakan tahapan penting dalam pembangunan jembatan sehingga setiap pekerjaan harus dilakukan secara cermat.

“Setiap tahapan kami kerjakan dengan sebaik mungkin agar konstruksi jembatan nantinya aman dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan selesai sesuai target,” katanya.

Di lokasi, warga turut membantu menyiapkan dan mengangkat material, sementara personel Satgas menangani pekerjaan teknis, termasuk pengelasan dan penyesuaian komponen konstruksi.

Keterlibatan warga menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Kehadiran TNI juga diharapkan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun.

Jembatan Gantung Perintis tersebut nantinya diharapkan mempermudah akses masyarakat, khususnya menuju lahan pertanian dan perkebunan, pengangkutan hasil produksi, serta mendukung berbagai aktivitas pendidikan, sosial, dan ekonomi.

Selama ini, akses penyeberangan menjadi salah satu kebutuhan penting warga, terutama saat curah hujan meningkat. Dengan adanya jembatan yang lebih memadai, mobilitas masyarakat antarkawasan diharapkan menjadi lebih mudah, aman, dan efisien.

Salah seorang warga menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut dan keterlibatan TNI bersama masyarakat dalam proses pengerjaannya.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini. Kehadiran TNI bersama warga membuat pekerjaan terasa lebih ringan. Kami berharap jembatan ini segera selesai karena akan sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama untuk bekerja, bersekolah, dan membawa hasil pertanian,” ujarnya.

Selain mengerjakan pembangunan fisik, personel Babinsa juga mendorong masyarakat mempertahankan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. Partisipasi warga diharapkan menumbuhkan rasa memiliki sehingga jembatan yang nantinya digunakan bersama dapat dijaga dan dirawat secara berkelanjutan.

Kodim 0108/Agara melalui personel kewilayahannya terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger diharapkan tidak hanya memperlancar konektivitas, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah sekitar.

Masyarakat berharap seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar hingga selesai sehingga jembatan tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

Gotong royong TNI dan masyarakat dalam pembangunan jembatan menjadi bagian dari upaya bersama memenuhi kebutuhan infrastruktur pedesaan sekaligus memperkuat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini