Pidie – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan serta meningkatkan hubungan kerja sama dengan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Koramil 07/Simpang Tiga, Kodim 0102/Pidie, Rudi Hendrawan melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani bawang dan cabai merah di Desa Seukee, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan pendampingan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap sektor pertanian yang menjadi bagian penting dalam mendukung perekonomian masyarakat.
Melalui keterlibatan langsung di tengah-tengah petani, Babinsa berupaya mempererat silaturahmi, menjalin komunikasi yang baik, serta mendorong semangat masyarakat dalam mengembangkan usaha pertanian di wilayah pedesaan.
Dalam pelaksanaannya, Rudi Hendrawan melaksanakan pendampingan kepada petani yang membudidayakan tanaman bawang dan cabai merah di Desa Seukee.
Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung kondisi pertanian masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara aparat teritorial dengan para petani yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Sektor pertanian memiliki peranan strategis dalam kehidupan masyarakat, khususnya bagi warga yang menggantungkan mata pencaharian pada kegiatan bercocok tanam.
Komoditas bawang dan cabai merah juga memiliki nilai ekonomi yang penting karena menjadi kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh sebab itu, keberlangsungan usaha pertanian kedua komoditas tersebut perlu mendapat perhatian bersama agar dapat memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat secara luas.
Babinsa sebagai aparat kewilayahan senantiasa berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memberikan dukungan melalui komunikasi, pendampingan, dan koordinasi sesuai dengan tugas serta kewenangannya.
Kehadiran Babinsa di lingkungan pertanian diharapkan dapat meningkatkan semangat para petani dalam mengelola lahan serta mendorong terjalinnya kerja sama yang baik antara petani dan berbagai pihak terkait.
Melalui kegiatan pendampingan ini, Babinsa juga dapat mengetahui berbagai kondisi yang dihadapi petani dalam menjalankan aktivitas pertanian, mulai dari pengelolaan lahan hingga pemeliharaan tanaman.
Komunikasi langsung dengan petani menjadi bagian penting untuk memahami kebutuhan di lapangan serta mengetahui berbagai tantangan yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha pertanian.
Selain itu, pendampingan terhadap petani merupakan bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.
Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan makanan, tetapi juga membutuhkan peran aktif para petani dalam menjaga produktivitas pertanian dan keberlanjutan usaha tani.
Dengan demikian, dukungan terhadap sektor pertanian menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mendorong para petani agar terus menjaga semangat, ketekunan, dan konsistensi dalam mengelola lahan pertanian. Pengelolaan tanaman yang baik, pemeliharaan secara berkala, serta perhatian terhadap kondisi tanaman merupakan beberapa aspek yang perlu diperhatikan untuk mendukung pertumbuhan tanaman dan memperoleh hasil panen yang optimal.
Budidaya bawang dan cabai merah juga membutuhkan perhatian terhadap kondisi cuaca, ketersediaan air, kesuburan tanah, serta pengendalian hama dan penyakit tanaman.
Oleh karena itu, koordinasi dengan petugas penyuluh pertanian dan instansi terkait sangat diperlukan agar para petani dapat memperoleh informasi serta pendampingan teknis yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pertanian diharapkan mampu memperkuat motivasi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi pertanian desa.
Dengan memanfaatkan lahan secara optimal dan menerapkan pengelolaan pertanian yang tepat, sektor pertanian diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga petani sekaligus mendukung perekonomian masyarakat setempat.
Di samping mendukung kegiatan pertanian, pendampingan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi antara Babinsa dan warga binaan.
Hubungan yang harmonis dan komunikasi yang berkesinambungan merupakan modal penting dalam membangun kebersamaan serta memudahkan koordinasi apabila terdapat kendala yang membutuhkan perhatian bersama.
Koramil 07/Simpang Tiga, Kodim 0102/Pidie, melalui peran Babinsa di wilayah binaan, terus berupaya mendukung kegiatan positif masyarakat, termasuk dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan.
Upaya tersebut sejalan dengan pentingnya membangun sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong kemajuan desa serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Melalui pendampingan petani bawang dan cabai merah di Desa Seukee, diharapkan semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian semakin meningkat.
Kerja sama yang baik antara petani, aparat kewilayahan, penyuluh pertanian, dan instansi terkait diharapkan dapat membantu mengatasi berbagai kendala serta mendukung keberhasilan usaha pertanian secara berkelanjutan.
Dengan adanya kegiatan pendampingan tersebut, Babinsa Koramil 07/Simpang Tiga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan berperan aktif dalam mendukung kegiatan pembangunan di wilayah binaan.
Melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong, diharapkan sektor pertanian di Desa Seukee dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Pidie.[]
