MAMUJU – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Barat bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Barat mengikuti uji kompetensi melalui Program Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) di Unit Pelaksana Teknis Badan Kepegawaian Negara (UPT BKN) Mamuju, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mendorong penerapan sistem merit dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.
Uji kompetensi tersebut diikuti Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Barat, Drs. Said Mahdar, S.H., M.H., sejumlah pejabat struktural, serta pegawai dari jajaran pemasyarakatan dan keimigrasian di Sulawesi Barat.
Program ProASN bertujuan memetakan kompetensi, potensi, literasi digital, dan preferensi karier ASN secara objektif dan terukur.
Hasil pemetaan ini diharapkan menjadi dasar dalam pengembangan kompetensi, penempatan jabatan, serta perencanaan karier pegawai sesuai kebutuhan organisasi.
Dalam pelaksanaannya, ProASN mengukur sejumlah aspek utama, meliputi kompetensi manajerial dan sosial kultural, potensi psikologis, literasi digital, serta instrumen Talent DNA untuk mengidentifikasi karakteristik talenta setiap individu.
Proses penilaian menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN guna mendukung asesmen yang terstandar dan menghasilkan data kompetensi yang dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan talenta ASN.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Barat, Said Mahdar, mengatakan bahwa profiling ASN merupakan instrumen penting untuk memastikan pengelolaan sumber daya manusia dilakukan berdasarkan data, kompetensi, dan potensi pegawai.
“Profiling ASN menjadi instrumen penting agar kita mengetahui secara lebih jelas kompetensi dan potensi setiap pegawai. Hasilnya akan membantu organisasi menempatkan dan mengembangkan ASN sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Barat menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan ProASN.
Kolaborasi kedua instansi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam membangun ASN yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Pelaksanaan program ini juga sejalan dengan upaya Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam mempercepat penerapan manajemen talenta ASN secara nasional.
Data hasil profiling nantinya diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pengembangan kompetensi, promosi, dan penempatan pegawai secara tepat sasaran.
Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Ditjenpas dan Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya mendukung transformasi birokrasi berbasis kompetensi dan meritokrasi. Upaya ini diharapkan mampu mewujudkan ASN yang unggul, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Uji kompetensi ProASN di UPT BKN Mamuju berlangsung aman dan lancar.[]
