Perkuat Akses Desa, TNI dan Warga Cor Tiang Penahan Jembatan Gantung di Deleng Damar

Editor: Syarkawi author photo

 


ACEH TENGGARA — Upaya membuka akses penghubung antarwilayah terus dilakukan di Kabupaten Aceh Tenggara. Babinsa Posramil Darul Hasanah jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pengecoran tiang penahan jembatan gantung perintis di Desa Deleng Damar, Kecamatan Ketambe, Jumat (30/10/2026).

Pembangunan jembatan gantung tersebut menjadi salah satu upaya memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat pedesaan, terutama untuk mempermudah mobilitas warga dan memperlancar aktivitas ekonomi, pertanian, pendidikan, serta hubungan sosial antarwilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa dan masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan pengecoran. Mulai dari menyiapkan material bangunan, mengolah adukan semen, hingga melakukan pengecoran tiang penahan jembatan, seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan semangat kebersamaan.

Babinsa Posramil Darul Hasanah, Serka Musliyadi, mengatakan keterlibatan TNI dalam pembangunan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.

Menurutnya, keberadaan jembatan gantung sangat penting bagi warga karena nantinya dapat mempermudah akses penyeberangan dan menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.

"Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk pengabdian TNI untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan," ungkap Serka Musliyadi.

Ia menegaskan, TNI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga. Kemanunggalan TNI dengan rakyat, kata dia, merupakan kekuatan penting dalam memperkokoh persatuan dan mendukung pembangunan di daerah.

Antusiasme masyarakat Desa Deleng Damar juga terlihat dari keterlibatan warga yang secara sukarela membantu setiap tahapan pekerjaan. Dengan mengedepankan semangat kekeluargaan, masyarakat bersama Babinsa berupaya mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan secara bertahap.

Partisipasi warga menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa. Selain mempercepat pekerjaan, kegiatan tersebut juga memperkuat rasa memiliki dan kesadaran bahwa pembangunan desa membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Setelah pengecoran tiang penahan selesai, tahapan pembangunan selanjutnya direncanakan dilanjutkan dengan pemasangan tali sling sebagai salah satu komponen penting konstruksi jembatan gantung. Setiap tahapan diharapkan dilaksanakan sesuai perencanaan teknis dan standar keselamatan konstruksi agar jembatan nantinya aman dan layak digunakan.

Bagi masyarakat Desa Deleng Damar dan sekitarnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan akses penghubung yang selama ini diperlukan untuk menunjang berbagai kegiatan.

Jika pembangunan rampung, jembatan gantung itu diharapkan mempermudah warga menjangkau area perkebunan, mengangkut hasil pertanian, mengakses fasilitas pendidikan, serta melakukan aktivitas sosial dan ekonomi lainnya.

Masyarakat setempat pun menyambut baik pembangunan tersebut dan berharap pengerjaannya berjalan lancar hingga selesai sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Melalui kegiatan ini, Babinsa Posramil Darul Hasanah kembali menunjukkan peran aktif TNI dalam mendukung pembangunan wilayah dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan penting dalam mendorong pembangunan pedesaan.

Dengan kebersamaan dan kerja sama seluruh pihak, pembangunan infrastruktur diharapkan dapat berjalan secara bertahap, memperlancar akses antarwilayah, serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Aceh Tenggara.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini