Rutan Majene Panen 8 Kg Cabai, Dukung Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

Editor: Syarkawi author photo

 


MAJENE – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene memanen delapan kilogram cabai dari lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutane di Lingkungan Mangge, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae, Rabu (28/10/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Panen tersebut merupakan hasil pemanfaatan lahan produktif yang dikelola secara berkelanjutan oleh Rutan Majene. Selain cabai, pengembangan sektor pertanian di lingkungan pemasyarakatan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan serta menghasilkan komoditas pangan yang bermanfaat.

Pengelolaan lahan SAE Rutane juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Mereka dilibatkan dalam berbagai tahapan budi daya tanaman, mulai dari perawatan hingga panen, sebagai bekal untuk membangun kemandirian ekonomi setelah kembali ke masyarakat.

Pembina Kemandirian Rutan Majene, Munardi Sakti, mengatakan panen tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan SAE dapat memberikan hasil produktif apabila dikelola secara konsisten.

“Panen ini menjadi salah satu bentuk keberhasilan dalam mengoptimalkan lahan SAE Rutane agar lebih produktif. Kami akan terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui perawatan tanaman secara konsisten dan melibatkan warga binaan dalam kegiatan yang memberikan manfaat nyata, baik dari sisi ketahanan pangan maupun pembinaan kemandirian,” ujarnya.

Salah seorang warga binaan, Ahmad, mengaku memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru melalui kegiatan pertanian tersebut. Menurutnya, keterlibatan langsung dalam budi daya tanaman memberikan kesempatan untuk mempelajari teknik perawatan hingga menghasilkan panen.

“Kami belajar bagaimana merawat tanaman dengan baik hingga menghasilkan panen. Pengalaman ini sangat bermanfaat bagi kami serta diharapkan menjadi bekal untuk bercocok tanam dan mengembangkan usaha pertanian ketika kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Majene, Nasruddin, menilai kegiatan pertanian di lahan SAE Rutane memiliki manfaat ganda, yakni mendukung ketahanan pangan dan menjadi media pembinaan yang produktif bagi warga binaan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan karena tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar, mengembangkan keterampilan, serta membangun sikap disiplin dan tanggung jawab,” katanya.

Kegiatan panen cabai ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Rutan Majene terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam optimalisasi lahan produktif dan pengembangan pembinaan kemandirian warga binaan.

Ke depan, pengembangan pertanian di lahan SAE Rutane diharapkan terus berlanjut sehingga mampu menghasilkan komoditas pangan secara optimal sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai modal menjalani kehidupan mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat.

(IR)

Sumber : Rutan Majene

Share:
Komentar

Berita Terkini