Gerak Cepat Polisi, Tiga Pelaku Pengeroyokan Maut di Indramayu Diamankan

Editor: Syarkawi author photo

 


Bandung — Polda Jawa Barat melalui Bidang Hubungan Masyarakat merilis penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Kabupaten Indramayu.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis, Minggu dini hari (19/4/2026). 

Korban berinisial CPO (25), warga Desa Cipaat, Kecamatan Bongas, dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan oleh tiga orang terduga pelaku.

Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut.

“Satreskrim Polres Indramayu berhasil mengamankan para terduga pelaku. Saat ini mereka menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Indramayu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Kasat Reskrim Polres Indramayu, Muchamad Arwin Bachar, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut, kasus ini ditangani dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan dan/atau penganiayaan sebagaimana diatur dalam ketentuan KUHP.

Berdasarkan laporan kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 03.00 WIB. Korban diketahui baru saja selesai mengonsumsi minuman keras di sebuah kafe. 

Saat menuju area parkir, korban terlibat cekcok dengan salah satu pelaku berinisial HA hingga berujung pada aksi saling pukul.

Pelaku HA sempat mengajak korban ke kantor polisi untuk membuat laporan, namun korban menolak dan berusaha meninggalkan lokasi. 

HA kemudian mengejar korban, bahkan sempat melempar botol, namun tidak mengenai sasaran.

Dalam situasi tersebut, rekan HA berinisial R menghubungi pelaku lainnya berinisial B yang berada di minimarket terdekat. 

Keduanya kemudian datang ke lokasi setelah mendapat kabar bahwa HA dipukul oleh korban.

Setibanya di lokasi, korban sudah dalam kondisi terlibat perkelahian dengan HA hingga akhirnya terjatuh.

Saat korban tidak berdaya, ketiga pelaku secara bersama-sama melakukan penganiayaan menggunakan tangan dan kaki.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban tidak sadarkan diri di tempat kejadian dan kemudian meninggal dunia. 

Para pelaku sempat melarikan diri, namun berhasil diamankan polisi dalam waktu singkat.

Saat ini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk ayah korban yang melaporkan kejadian tersebut.

Polisi masih mendalami motif di balik aksi kekerasan yang berujung maut ini serta melengkapi berkas penyidikan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini