Aceh Selatan — Pembangunan Jembatan Aramco di titik Ketapang III, Kabupaten Aceh Selatan, kini telah mencapai progres sekitar 95 persen.
Satuan Tugas (Satgas) TNI AD terus mengintensifkan pekerjaan pada tahap akhir guna memastikan jembatan segera difungsikan secara optimal.
Memasuki tahap finishing, personel Satgas TNI AD bersama masyarakat setempat memfokuskan pekerjaan pada penyempurnaan struktur oprit, perapian badan jalan, serta penguatan sisi kanan dan kiri jembatan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan ketahanan konstruksi dalam jangka panjang.
Di lapangan, sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat terlihat kuat melalui semangat gotong royong. Keterlibatan aktif warga tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Komandan Kodim (Dandim) 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D. N. Lubis, menyampaikan bahwa capaian progres tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Satgas TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Penyelesaian terus kami kebut agar jembatan segera difungsikan. Keberadaannya sangat vital sebagai akses utama masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain di titik Ketapang III, pembangunan Jembatan Aramco di titik Ketapang II juga menunjukkan perkembangan signifikan dengan progres mencapai sekitar 93 persen.
Untuk mempercepat pekerjaan, personel di lapangan dibagi sesuai tugas dan tanggung jawab agar setiap tahapan berjalan efektif dan efisien.
Keterlibatan warga yang memiliki keahlian di bidang konstruksi turut memberikan kontribusi terhadap kualitas dan percepatan pembangunan. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong penyelesaian proyek sesuai target.
Dengan progres yang hampir rampung di kedua titik tersebut, pembangunan Jembatan Aramco di lokasi berikutnya diharapkan dapat segera dilanjutkan.
Kehadiran jembatan ini diyakini akan memperlancar akses transportasi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan.[]
