Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengapresiasi kolaborasi Dompet Dhuafa melalui Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC-DD) Aceh dalam mendukung program kesehatan berbasis gampong.
Program tersebut dinilai berhasil mendorong kemandirian masyarakat di Gampong Miruek Lamreudeup, Kecamatan Baitussalam.
Apresiasi itu disampaikan dalam kegiatan presentasi capaian Program Kawasan Sehat, public expose, serta serah terima gapura kawasan sehat di Gedung Posyandu Miruek Lamreudeup, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Sri Wahyuna, perwakilan Dinas Kesehatan Aceh Besar, Plt Camat dan Forkopimcam Baitussalam, pengurus LKC-DD Aceh, serta perangkat gampong dan masyarakat setempat.
Wakil Ketua I TP-PKK Aceh Besar, Hj. Nurul Fazli, menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung program yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dompet Dhuafa atas pelaksanaan program yang bermanfaat di Gampong Miruek Lamreudeup. Ini menjadi bukti kerja sama antara pemerintah, masyarakat, kader, dan tim pendamping,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan gapura kawasan sehat bukan sekadar simbol fisik, melainkan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
“Gapura ini adalah pengingat komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut diharapkan dapat menjadi percontohan bagi gampong lain di Aceh Besar dalam mengembangkan kawasan sehat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Pimpinan LKC-DD Aceh, Arfan Ramadhan, menjelaskan bahwa Program Kawasan Sehat merupakan upaya pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga membangun kemandirian warga.
“Kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tetapi sebuah ekosistem. Karena itu, kami menghadirkan layanan sekaligus pemberdayaan agar masyarakat lebih mandiri,” jelasnya.
Ia menyebutkan, Gampong Miruek Lamreudeup menjadi salah satu desa binaan dengan jumlah penduduk lebih dari 3.000 jiwa serta memiliki kompleksitas persoalan kesehatan yang cukup beragam.
Program tersebut mencakup berbagai indikator, seperti kesehatan ibu dan anak, penanganan stunting, tuberkulosis, hingga kesehatan mental dan spiritual.
“Kami berharap program ini bisa menjadi percontohan, tidak hanya di Baitussalam, tetapi juga di Aceh Besar bahkan tingkat provinsi,” tambahnya.
Keuchik Miruek Lamreudeup, M. Fauzi, menyampaikan terima kasih atas kontribusi Dompet Dhuafa dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat di gampongnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dapat terus berlanjut meski program pendampingan telah memasuki tahap akhir.
Hal senada disampaikan Sekretaris Gampong, Muhajir, yang menilai kehadiran layanan ambulans sangat membantu warga, termasuk dalam kondisi darurat.
“Bahkan pada dini hari, masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan ambulans dengan cepat. Ini sangat membantu,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan pemotongan pita sebagai tanda peresmian gapura kawasan sehat Gampong Miruek Lamreudeup, yang diharapkan menjadi simbol keberlanjutan program dan komitmen bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.[]
