Jembatan Gantung Perintis di Aceh Tenggara Capai 88 Persen, Akses Warga dan Pelajar Kian Mudah

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh Tenggara – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuning Abadi, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan perkembangan signifikan. 

Hingga Kamis (30/7/2026), progres pembangunan yang dikerjakan Satgas Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat telah mencapai 88 persen.

Jembatan tersebut dibangun sebagai upaya meningkatkan akses transportasi dan konektivitas masyarakat di wilayah pedesaan. 

Kehadirannya diharapkan mempermudah mobilitas warga, mendukung aktivitas pendidikan, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Anggota Satgas Jembatan Gantung Perintis, Serka Mulyono, mengatakan pekerjaan terus dipercepat tanpa mengabaikan kualitas konstruksi dan aspek keselamatan kerja.

"Pembangunan terus kami kebut agar segera selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Saat ini progres sudah mencapai 88 persen, bahkan sebagian akses jembatan sudah mulai digunakan anak-anak untuk berangkat dan pulang sekolah. Kami berharap seluruh pekerjaan segera rampung sehingga masyarakat dapat menikmati akses yang lebih aman, nyaman, dan mudah," ujarnya.

Menurutnya, manfaat pembangunan jembatan mulai dirasakan warga, terutama para pelajar yang sebelumnya mengalami kesulitan menuju sekolah akibat keterbatasan akses.

"Jembatan ini nantinya bukan hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga akan mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. Akses yang lebih baik akan memudahkan warga mengangkut hasil pertanian ke tempat pengumpulan maupun pasar," tambahnya.

Tahap Akhir Pembangunan

Memasuki tahap akhir, Satgas bersama warga fokus menyelesaikan pemasangan papan lantai jembatan. 

Pekerjaan dilakukan secara bertahap dan teliti guna memastikan setiap papan terpasang dengan presisi sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan saat digunakan.

Selain itu, personel Satgas juga melakukan pendropan material berupa batu kerikil dan pasir yang akan digunakan untuk meratakan serta memperkeras akses jalan menuju jembatan. 

Setelah proses tersebut selesai, jalan pendekat akan dilakukan pengecoran agar memiliki konstruksi yang lebih kuat dan tahan lama.

Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan dengan tetap mengutamakan kualitas agar jembatan beserta akses pendukungnya dapat berfungsi secara optimal dalam jangka panjang.

Manfaat Mulai Dirasakan Warga

Seiring progres pembangunan yang hampir rampung, manfaat jembatan mulai dirasakan masyarakat Desa Kuning Abadi. Anak-anak kini mulai memanfaatkan sebagian akses jembatan untuk berangkat dan pulang sekolah dengan lebih mudah.

Selain mendukung aktivitas pendidikan, keberadaan jembatan juga diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat hubungan antarwilayah, serta memudahkan petani mengangkut hasil panen.

Salah seorang warga mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut.

"Kami sangat bersyukur karena anak-anak sekarang sudah mulai bisa melewati jembatan untuk pergi dan pulang sekolah. Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat karena memudahkan aktivitas sehari-hari. Kami berharap pembangunannya segera selesai sehingga dapat digunakan secara penuh," katanya.

Warga lainnya menilai jembatan tersebut merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan masyarakat.

"Kalau jembatan ini selesai, akses antarwilayah akan semakin mudah. Hasil pertanian lebih cepat dibawa keluar dan anak-anak tidak lagi kesulitan menuju sekolah," ujarnya.

Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. 

Anggota Satgas, Babinsa, dan masyarakat bergotong royong menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan sehingga pembangunan berjalan lebih cepat dan efektif.

Semangat kebersamaan tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan sebagai sarana vital yang membuka keterisolasian wilayah, meningkatkan konektivitas, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat di Desa Kuning Abadi dan sekitarnya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini