Polewali – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Polewali terus memperkuat pelaksanaan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kontrol rutin di area Bimbingan Kerja (Bimker) Tata Boga, khususnya unit pembuatan roti, pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh jajaran Subseksi Kegiatan Kerja sejak pukul 08.00 WITA tersebut merupakan bagian dari pengawasan dan evaluasi untuk memastikan seluruh aktivitas pembinaan keterampilan di sektor pengolahan makanan berjalan secara optimal.
Dalam kontrol tersebut, petugas memeriksa kondisi dapur, sarana dan prasarana produksi roti, serta memastikan seluruh peralatan berfungsi dengan baik.
Pengawasan rutin ini juga menjadi langkah untuk mendukung keberlanjutan program pelatihan pembuatan roti yang merupakan salah satu program unggulan pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIB Polewali.
Selain memeriksa fasilitas, petugas juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan bahan baku, kondisi mesin produksi, jumlah tamping (warga binaan pendamping), serta kebersihan dan keamanan area kerja.
Langkah ini dilakukan agar proses produksi berlangsung sesuai standar operasional sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman, bersih, dan nyaman.
Kepala Lapas Kelas IIB Polewali, Sudarno, A.Md.IP., S.H., M.H., menegaskan bahwa pengawasan rutin merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas program pembinaan yang diberikan kepada warga binaan.
"Melalui kontrol rutin ini, kami memastikan seluruh kegiatan pembinaan keterampilan berjalan dengan baik, aman, dan sesuai prosedur. Program pembuatan roti diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat," ujar Sudarno.
Ia menambahkan, pembinaan keterampilan merupakan salah satu bentuk komitmen Lapas dalam membekali warga binaan dengan kemampuan yang produktif dan memiliki nilai ekonomi sehingga dapat mendukung proses reintegrasi sosial setelah menjalani masa pidana.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui pengawasan yang berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Polewali berkomitmen terus meningkatkan kualitas program pembinaan kemandirian agar mampu mencetak warga binaan yang terampil, mandiri, dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.[]
