Babinsa Peukan Bada Hadiri Seminar Sejarah Indrapura, Dorong Pelestarian Warisan Budaya Aceh

Editor: Syarkawi author photo

 


ACEH BESAR – Babinsa Koramil 10/Peukan Bada Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Serka Agus Saptono, mewakili Danramil 10/Peukan Bada Kapten Inf Mahyuzat, menghadiri Seminar Rekonstruksi Peradaban Sejarah Indrapura yang digelar di Gedung UDKP Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (13/8/2026).

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap upaya pelestarian sejarah dan budaya daerah, sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin mengenal nilai-nilai sejarah yang menjadi bagian dari identitas dan warisan peradaban Aceh.

Seminar tersebut menjadi ruang dialog bagi pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, pendidik, serta generasi muda untuk memperkuat pemahaman mengenai sejarah Indrapura dan perannya dalam perjalanan peradaban di Aceh.

Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga situs, peninggalan, dan nilai-nilai sejarah agar tetap lestari serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Serka Agus Saptono menyampaikan bahwa TNI mendukung berbagai kegiatan positif yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan budaya daerah.

Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah penting dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki rasa cinta tanah air serta bangga terhadap warisan budaya yang dimiliki daerah.

“Melalui seminar ini diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, semakin memahami pentingnya menjaga dan melestarikan sejarah sebagai bagian dari jati diri bangsa. Sejarah adalah warisan yang harus dikenalkan dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujar Serka Agus Saptono.

Ia menambahkan, pelestarian sejarah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. 

Dengan kolaborasi yang baik, keberadaan situs dan peninggalan sejarah dapat terus dijaga sekaligus diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Seminar tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Dr. Agus Jumaidi, M.Pd.; perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Aceh Besar; Camat Peukan Bada, Salamuddin, S.E.; Wakapolsek Peukan Bada, Ipda Taufik; Kepala Museum Indrapura, Saifullah; Ketua Pemuda IPPB Kecamatan Peukan Bada; para mukim; perwakilan sekolah se-Kecamatan Peukan Bada; serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan kekayaan sejarah serta budaya Aceh kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Nilai-nilai peradaban masa lalu diharapkan tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga dapat menjadi sumber pembelajaran dan inspirasi dalam membangun masyarakat Aceh yang berkarakter serta menghargai warisan budayanya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini