PIDIE – Usai memimpin rangkaian penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran bersama Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., meninjau sejumlah sasaran pembangunan fisik hasil program TMMD, Kamis (13/8/2026).
Peninjauan tersebut turut didampingi Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., dan Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos. Rombongan meninjau langsung fasilitas sumur bor, MCK, dan tempat wudu yang telah rampung dibangun Satgas TMMD.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran peninjauan berada di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, serta Desa Blang Cot, Kabupaten Pidie.
Turut dalam rombongan Waaster Kasdam Iskandar Muda Letkol Kav Mahyar, Wakapolres Pidie Kompol Firdaus Julfinda, S.T., M.Si., serta Pasi Wanwil Siter Rem 011/LW Mayor Inf Muhammad Indra S.
Fasilitas air bersih dan sanitasi tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di lingkungan tempat ibadah, dayah, meunasah, balai pengajian, hingga fasilitas pemakaman umum.
Adapun sasaran pembangunan tersebar di sejumlah titik, yakni Kompleks Dayah Balul Ula Al-Munawarah dan Mushalla Desa Lhok Panah, Meunasah dan Balai Pengajian Muslimah Desa Lhok Panah, Dayah Istiqamatuddin Babul Ma'rif Darul Mukhlisin Desa Blang Cot, tempat pemakaman umum Desa Blang Cot, serta kompleks masjid di Desa Blang Cot.
Saat meninjau lokasi, Danrem 011/Lilawangsa bersama rombongan melihat langsung kondisi fasilitas yang telah dibangun. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh hasil pembangunan dapat segera dimanfaatkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Brigjen TNI Ali Imran menekankan bahwa pembangunan fasilitas air bersih dan sanitasi merupakan bagian penting dari sasaran fisik TMMD karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Ketersediaan sumur bor, MCK, dan tempat wudu yang layak diharapkan dapat mendukung aktivitas ibadah, pendidikan keagamaan, serta berbagai kegiatan sosial masyarakat.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi mengatakan pembangunan fasilitas tersebut dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi sasaran.
“Fasilitas ini kami bangun berdasarkan kebutuhan masyarakat di lokasi sasaran. Harapannya, sumur bor, MCK, dan tempat wudu yang telah selesai dibangun dapat dirawat bersama dan dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama pelaksanaan TMMD, tetapi juga dapat digunakan dan dipelihara secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Peninjauan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan dan rumah layak huni, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses air bersih, sanitasi, dan fasilitas pendukung kegiatan keagamaan.
Dengan rampungnya berbagai sasaran pembangunan, hasil TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan nyata di tingkat desa.[]
