Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Penyelesaian Jembatan Gantung Perintis di Kumbang Jaya

Editor: Syarkawi author photo

 


Kutacane — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus ditunjukkan dalam upaya mempercepat penyelesaian pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara.

Personel Babinsa Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 855/RD dan masyarakat setempat bahu-membahu melanjutkan pengerjaan jembatan, Rabu (12/8/2026).

Pekerjaan kali ini difokuskan pada pemasangan papan lantai dan pagar pengaman jembatan. Kedua bagian tersebut merupakan komponen penting karena berkaitan langsung dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat jembatan nantinya mulai digunakan.

Sejak pagi, personel TNI bersama warga bergotong royong di lokasi pembangunan. Papan lantai dipasang secara bertahap dengan menyesuaikan konstruksi jembatan guna memastikan kekuatan dan kestabilannya. Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan pagar pengaman di sisi kanan dan kiri jembatan.

Serma Karmadi mengatakan, pemasangan papan lantai dan pagar pengaman merupakan tahapan penting yang harus dikerjakan secara cermat. Selain mengejar target penyelesaian, faktor keselamatan pengguna menjadi perhatian utama dalam setiap proses pembangunan.

“Pemasangan papan lantai dan pagar pengaman kami kebut bersama warga karena faktor keselamatan menjadi prioritas. Jembatan ini nantinya digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari, sehingga setiap bagian harus dikerjakan dengan baik, kuat, dan tetap memperhatikan aspek keamanan,” ujar Serma Karmadi.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kumbang Jaya diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga di Kecamatan Badar, Kecamatan Darul Hasanah, serta desa-desa di sekitarnya.

Selain menjadi akses penghubung antarwilayah, jembatan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Akses yang lebih mudah akan membantu warga menuju lahan perkebunan, mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, serta memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

Dalam proses pembangunan, personel TNI juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan jembatan setelah selesai dibangun. Warga diharapkan menggunakan fasilitas tersebut secara tertib dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

“Papan informasi juga kami pasang agar masyarakat mengetahui aturan penggunaan jembatan, termasuk batas beban maksimal yang diperbolehkan. Hal ini penting untuk menjaga keamanan pengguna sekaligus mempertahankan kondisi jembatan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Ia menegaskan, pembangunan fasilitas umum harus diiringi kesadaran masyarakat untuk menjaga dan merawatnya. Karena itu, warga diharapkan memiliki rasa tanggung jawab bersama, termasuk tidak menggunakan jembatan melebihi kapasitas yang telah ditentukan.

Kegiatan gotong royong tersebut sekaligus mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan. 

Kehadiran Babinsa dan prajurit Yon TP 855/RD tidak hanya menambah tenaga dalam pengerjaan fisik, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menyelesaikan fasilitas yang nantinya digunakan bersama.

Salah seorang warga Desa Kumbang Jaya mengapresiasi keterlibatan personel TNI dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Babinsa dan prajurit TNI memberikan motivasi bagi masyarakat untuk ikut bekerja dan mempercepat penyelesaian pembangunan.

“Kalau dikerjakan bersama-sama dengan Babinsa dan personel TNI, warga menjadi lebih bersemangat. Jembatan ini sangat penting bagi kami karena menjadi akses untuk berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk menuju kebun dan membawa hasil kebun. Kami senang dapat ikut bergotong royong dalam pembangunan jembatan ini,” ujarnya.

Warga berharap pembangunan Jembatan Gantung Perintis dapat segera rampung sehingga dapat segera dimanfaatkan. 

Masyarakat juga menyatakan kesiapannya untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Bagi masyarakat setempat, pembangunan jembatan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi harapan baru untuk meningkatkan konektivitas dan mempermudah akses antarwilayah. 

Dengan akses yang semakin baik, berbagai aktivitas masyarakat diharapkan dapat berlangsung lebih mudah, aman, dan efisien.

Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, personel Babinsa, Yon TP 855/RD, dan masyarakat terus berupaya mempercepat penyelesaian Jembatan Gantung Perintis di Desa Kumbang Jaya. 

Setiap tahapan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan kualitas konstruksi dan aspek keselamatan agar jembatan nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pembangunan jembatan tersebut diharapkan menjadi salah satu sarana pendukung peningkatan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Aceh Tenggara. 

Sinergi TNI dan masyarakat dalam proses pembangunan juga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini