Kapolda Aceh Serahkan Santunan ASABRI kepada Keluarga Almarhum Bripka Kurniadi

Editor: Syarkawi author photo

 


Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menyerahkan santunan jaminan kecelakaan kerja dari ASABRI kepada keluarga almarhum Bripka Kurniadi, Rabu (12/8/2026). Penyerahan berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Irwasda Polda Aceh, Kabid Propam Polda Aceh, Kabagwatpers Biro SDM Polda Aceh, Kepala Kantor Cabang ASABRI Aceh beserta dua staf, serta keluarga almarhum Bripka Kurniadi, yakni istrinya, Ny. Dwi Anggraini, bersama tiga anak mereka, Shaqila Anindya Zhafira, Alesha Qiana Adzra, dan Kania Nadhira Mumtaza.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan penyerahan santunan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada keluarga almarhum Bripka Kurniadi, yang semasa hidupnya bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Penanggalan, Polres Subulussalam.

“Pemberian santunan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada keluarga almarhum Bripka Kurniadi yang meninggal dunia akibat bencana tanah longsor di wilayah Gunung Kedabuhan, Subulussalam, pada tahun 2023,” ujar Joko.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh menyerahkan santunan ASABRI berupa sejumlah uang kepada keluarga almarhum. Santunan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum selama menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Bripka Kurniadi, 38 tahun, merupakan Bhabinkamtibmas Desa Penanggalan Barat, Polsek Penanggalan, Polres Subulussalam. Ia dinyatakan hilang setelah terseret material longsor susulan saat melaksanakan pemantauan dan pengamanan jalur lalu lintas di Dusun Patetah, Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat malam, 27 Oktober 2023, di Jalan Lintas Nasional Subulussalam (Aceh) menuju Pakpak Bharat, Sumatera Utara, tepatnya di kawasan Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan.

Longsor pertama terjadi sekitar pukul 19.15 WIB dan menutup badan jalan dengan material tanah serta kayu. Kemudian, sekitar pukul 21.00 WIB, terjadi longsor susulan ketika petugas bersama masyarakat berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal dan memantau kondisi.

Material longsor susulan mengarah ke aliran Sungai Lae Kombih dan menyeret sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Dalam peristiwa tersebut, Bripka Kurniadi dinyatakan hilang.

Dedikasi dan pengabdian Bripka Kurniadi menjadi bagian dari catatan perjuangan seorang anggota Polri dalam menjalankan tugas untuk memberikan pelayanan dan menjaga keamanan masyarakat.

“Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Kami juga berharap keluarga almarhum senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan,” pungkas Joko.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini