KOTA JANTHO — Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Aceh Besar mengintegrasikan pelacakan tuberkulosis (TBC) dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya memperkuat deteksi dini dan mencegah penularan penyakit tersebut di tingkat gampong.
Kegiatan yang diinisiasi Pokja IV TP-PKK Kabupaten Aceh Besar tersebut digelar di Gampong Lampeneurut Ujong Blang, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (13/8/2026). Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua I TP-PKK Aceh Besar, Hj. Nurul Fazli, S.Ag., bersama jajaran Puskesmas Darul Imarah.
Sebanyak 100 warga dewasa dan lanjut usia (lansia) di Gampong Lampeneurut Ujong Blang mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. Selain pemeriksaan kesehatan umum, kegiatan tersebut juga difokuskan pada penapisan atau skrining TBC.
Adapun layanan yang diberikan Puskesmas Darul Imarah meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pengukuran lingkar pinggang, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, serta skrining TBC.
Langkah tersebut dilakukan karena kasus dan gejala TBC masih ditemukan di wilayah Aceh Besar. Karena itu, pelacakan secara aktif di tingkat gampong dinilai penting untuk menemukan kasus lebih dini sekaligus mencegah terjadinya penularan lebih luas.
Wakil Ketua I TP-PKK Aceh Besar, Hj. Nurul Fazli, mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang tersedia dan tidak menunggu hingga mengalami keluhan berat untuk memeriksakan kondisi kesehatan.
“Kami mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Lampeneurut Ujong Blang, untuk menyempatkan diri melakukan cek kesehatan. Jangan menunggu sampai sakit, karena mencegah tentu jauh lebih baik daripada mengobati. Penyakit yang terdeteksi lebih awal akan jauh lebih mudah untuk ditangani,” ujar Hj. Nurul Fazli.
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Besar, Ns. Rina Kamila, S.Kep., M.Kep., menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, TP-PKK, dan masyarakat dalam upaya menekan penyebaran TBC.
Menurutnya, Puskesmas dan Dinas Kesehatan tidak dapat bekerja sendiri dalam melakukan pencegahan maupun penanganan TBC. Partisipasi masyarakat, khususnya kesediaan menjalani pemeriksaan ketika memiliki gejala, menjadi bagian penting dalam menemukan kasus secara dini.
“Puskesmas dan Dinas Kesehatan tidak bisa bekerja sendiri dalam menekan angka TBC. Diperlukan sinergi yang kuat, terutama kesadaran dan kerelaan Bapak/Ibu sekalian untuk mau diperiksa apakah ada gejala TBC atau tidak,” kata Rina.
Ia menjelaskan, Gampong Lampeneurut Ujong Blang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam kegiatan pelacakan karena temuan kasus maupun gejala TBC tercatat secara rutin setiap tahun.
“Fokus pelacakan kita arahkan ke Lampeneurut Ujong Blang karena berdasarkan data, temuan gejala TBC selalu ada setiap tahun di gampong ini. Melalui deteksi dini, kita berharap rantai penularan TBC dapat segera diputus,” pungkasnya.
Melalui integrasi CKG dengan pelacakan TBC tersebut, TP-PKK Aceh Besar bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas Darul Imarah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan semakin meningkat, sekaligus mempercepat penemuan dan penanganan kasus TBC di tingkat gampong.[]
