KUTACANE – Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara (Agara) bersama masyarakat melaksanakan pengecatan tiang pylon Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan wilayah Kecamatan Darul Hasanah dengan Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan penyempurnaan sekaligus pemeliharaan jembatan agar tetap rapi dan terawat. Pengecatan juga dilakukan untuk membantu menjaga permukaan struktur jembatan dari paparan lingkungan.
Danramil 0108-03/Badar, Kapten Inf Sadriadi, mengatakan pengecatan tiang pylon didominasi warna merah dan putih sebagai simbol nasionalisme serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Pengecatan ini bukan hanya untuk memperindah tampilan jembatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan melindungi permukaan struktur dari pengaruh lingkungan. Dengan perawatan yang baik, diharapkan kondisi jembatan dapat tetap terjaga,” ujar Kapten Inf Sadriadi.
Menurutnya, posisi jembatan yang berada di sekitar aliran sungai membuat struktur bangunan terpapar air, curah hujan, sinar matahari, dan kelembapan. Karena itu, pemeliharaan secara berkala diperlukan agar bagian-bagian jembatan tetap dalam kondisi baik.
Sebelum pengecatan, Babinsa dan masyarakat terlebih dahulu membersihkan permukaan tiang pylon serta bagian struktur lainnya dari debu, lumut, dan kotoran. Setelah permukaan siap, pengecatan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kerapian hasil pekerjaan.
Kapten Inf Sadriadi menyebut keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan dan penyempurnaan jembatan merupakan bentuk nyata semangat gotong royong.
“Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipertahankan. Setiap pekerjaan dilakukan bersama-sama sehingga pembangunan jembatan dapat berjalan secara bertahap. Hari ini kita melaksanakan pengecatan tiang pylon agar jembatan lebih rapi, indah, dan terawat,” katanya.
Diharapkan Mudahkan Aktivitas Warga
Keberadaan Jembatan Gantung Perintis diharapkan dapat memberikan akses penghubung yang lebih mudah bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Darul Hasanah dan Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar.
Selain mendukung mobilitas warga, jembatan tersebut diharapkan membantu aktivitas masyarakat di sektor pertanian dan perkebunan, termasuk akses menuju lahan serta pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan.
Jembatan itu juga diharapkan dapat menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang membutuhkan akses penghubung antarkawasan.
Salah seorang warga mengapresiasi keterlibatan Babinsa dan TNI dalam pembangunan hingga penyempurnaan jembatan. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat dinantikan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Babinsa, yang ikut bekerja bersama masyarakat. Jembatan ini sangat kami butuhkan karena nantinya akan memudahkan warga beraktivitas, termasuk membawa hasil pertanian dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.
Warga lainnya menilai keterlibatan masyarakat dalam pembangunan tidak hanya membantu pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Pembangunan ini bukan hanya soal jembatan, tetapi juga tentang kebersamaan. Kami senang karena masyarakat dilibatkan dan dapat bekerja bersama Babinsa. Harapan kami, jembatan ini nantinya dapat digunakan dengan baik dan dirawat bersama-sama,” ungkapnya.
Jaga Jembatan Bersama
Kegiatan pengecatan tiang pylon menjadi salah satu bentuk sinergi Babinsa dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sekaligus pemeliharaan fasilitas yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
Semangat gotong royong diharapkan terus dipertahankan hingga jembatan selesai dan mulai dimanfaatkan masyarakat. Warga juga diharapkan ikut menjaga kebersihan dan kondisi jembatan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Dengan tersedianya akses penghubung tersebut, masyarakat diharapkan semakin mudah menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari pertanian, perkebunan, perdagangan, pendidikan, pelayanan kesehatan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kehadiran Babinsa bersama masyarakat dalam proses penyempurnaan jembatan menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga hasil pembangunan agar dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi warga di wilayah sekitar.[]
