BATULICIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembali membuka layanan kunjungan tatap muka bagi Warga Binaan berstatus narapidana, Selasa (20/10/2026).
Layanan ini menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk bertemu langsung dengan keluarga sekaligus menjaga ikatan emosional selama menjalani masa pembinaan.
Layanan kunjungan tatap muka di Lapas Batulicin dilaksanakan tiga kali dalam sepekan. Kunjungan bagi Warga Binaan berstatus narapidana dijadwalkan setiap Selasa dan Rabu, sedangkan Kamis diperuntukkan bagi Warga Binaan berstatus tahanan.
Pembagian jadwal tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan tertib dan teratur sesuai dengan status hukum masing-masing Warga Binaan.
Melalui pertemuan secara langsung, keluarga dapat berbincang, menyampaikan perhatian, serta memberikan dukungan moral kepada anggota keluarga yang sedang menjalani masa pembinaan.
Kehadiran keluarga juga menjadi pengobat rindu sekaligus sumber motivasi bagi Warga Binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan lebih baik.
Pelaksanaan kunjungan berlangsung dengan memperhatikan ketertiban dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Lapas Batulicin.
Petugas memastikan seluruh tahapan pelayanan berjalan teratur sehingga Warga Binaan dan pengunjung dapat memanfaatkan waktu pertemuan dengan nyaman.
Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi Lapas Batulicin, Mochammad Fachri Muzhaffar, mengatakan kunjungan tatap muka memiliki peran penting dalam menjaga hubungan kekeluargaan selama Warga Binaan menjalani masa pembinaan.
Menurutnya, pengaturan jadwal yang jelas serta pelaksanaan layanan sesuai ketentuan menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan yang tertib sekaligus memfasilitasi keluarga dalam memberikan dukungan kepada Warga Binaan.
“Kunjungan tatap muka bukan sekadar pertemuan, tetapi juga kesempatan bagi Warga Binaan untuk tetap menjaga kedekatan dengan keluarga. Kami berupaya memastikan layanan berjalan tertib sesuai jadwal agar waktu yang tersedia dimanfaatkan dengan baik oleh Warga Binaan dan pengunjung,” ujar Fachri.
Salah seorang Warga Binaan, Fujianti, mengungkapkan bahwa kesempatan bertemu langsung dengan keluarga menjadi momen berharga untuk melepas kerinduan.
Perhatian dan dukungan dari orang-orang terdekat juga memberikan semangat baginya untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
“Bisa bertemu langsung dengan keluarga menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya karena rasa rindu bisa terobati meskipun hanya dalam waktu terbatas. Kehadiran dan dukungan mereka memberi saya semangat untuk terus memperbaiki diri agar kelak kembali berkumpul bersama keluarga,” ungkap Fujianti.
Secara terpisah, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan bahwa layanan kunjungan merupakan bagian penting dari upaya menjaga hubungan kekeluargaan sekaligus mendukung keberhasilan pembinaan Warga Binaan.
Ia menyatakan, Lapas Batulicin berkomitmen memberikan pelayanan kunjungan secara tertib sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Dukungan keluarga diharapkan menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk melakukan perubahan positif dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
“Kami memahami pertemuan dengan keluarga memiliki makna besar bagi Warga Binaan. Karena itu, layanan kunjungan terus kami upayakan berjalan tertib dan sesuai ketentuan sehingga keluarga dapat memberikan dukungan yang menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk memperbaiki diri,” tegas Thoha.
Melalui layanan kunjungan tatap muka yang terjadwal, Lapas Kelas III Batulicin terus memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mempertahankan kedekatan dengan keluarga.
Selain menjadi sarana melepas kerinduan, pertemuan tersebut diharapkan memperkuat motivasi Warga Binaan dalam menjalani pembinaan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Sumber : Lapas Batulicin (IR)
