Pidie – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian garam dan meningkatkan kedekatan dengan warga di wilayah binaan, Babinsa Koramil 21/Kota Sigli, Kodim 0102/Pidie, Sertu Supriyono, melaksanakan kegiatan pendampingan dengan membantu petani mengolah dan memasak garam di Desa Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata peran aktif aparat kewilayahan dalam mendukung aktivitas masyarakat, khususnya warga yang menggantungkan mata pencaharian pada usaha produksi garam.
Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan tersebut, Babinsa berupaya mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap usaha ekonomi produktif yang menjadi bagian penting dari kehidupan warga setempat.
Dalam kegiatan itu, Sertu Supriyono turut membantu petani dalam proses pengolahan dan pemasakan garam. Proses tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam produksi garam yang membutuhkan ketekunan, keterampilan, serta ketelitian agar menghasilkan garam yang layak untuk dipasarkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas petani menjadi bentuk dukungan moral sekaligus upaya membangun hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat.
Melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat serta tumbuh semangat kebersamaan dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah binaan.
Sertu Supriyono menyampaikan bahwa membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari merupakan bagian dari kepedulian Babinsa terhadap kondisi sosial dan ekonomi warga.
Menurutnya, petani dan pelaku usaha garam memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga kegiatan produksi yang mereka jalankan perlu mendapat perhatian dan dukungan sesuai dengan kemampuan serta tugas aparat kewilayahan.
Ia juga menegaskan bahwa semangat bekerja keras, ketekunan, dan kebersamaan merupakan modal penting dalam mempertahankan keberlangsungan usaha masyarakat.
Dengan adanya hubungan yang baik antara Babinsa dan warga, diharapkan berbagai kegiatan produktif di desa dapat terus berjalan serta memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga.
Usaha produksi garam merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang membutuhkan proses pengolahan secara bertahap. Mulai dari penyiapan bahan baku hingga proses pemasakan dan pengolahan menjadi garam, setiap tahapan memerlukan perhatian agar hasil produksi dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Bagi petani garam, kegiatan tersebut bukan sekadar pekerjaan sehari-hari, melainkan juga menjadi sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Oleh karena itu, perhatian terhadap para petani garam menjadi bagian penting dalam mendorong keberlangsungan usaha masyarakat.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pengolahan garam di Desa Blang Paseh diharapkan dapat memberikan semangat kepada para petani agar terus menjalankan usahanya dengan tekun serta menjaga kualitas hasil produksi.
Selain membantu proses pengolahan garam, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi sosial bagi Babinsa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Melalui komunikasi yang terjalin secara akrab, Babinsa dapat mengetahui kondisi kehidupan warga, memahami aktivitas ekonomi yang dijalankan, serta memperkuat hubungan kekeluargaan dengan masyarakat di wilayah tanggung jawabnya.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan pelaksanaan tugas pembinaan teritorial yang tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga mengedepankan kepedulian terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Dengan hadir secara langsung di tengah warga, Babinsa diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dalam membangun kebersamaan dan mendorong terciptanya lingkungan yang produktif serta harmonis.
Koramil 21/Kota Sigli, Kodim 0102/Pidie, terus mendorong para Babinsa agar senantiasa menjalin komunikasi dan hubungan baik dengan masyarakat di wilayah binaan.
Melalui kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan warga, aparat kewilayahan berupaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
Pendampingan terhadap petani garam ini juga menjadi gambaran bahwa keberadaan Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata melalui kepedulian, kebersamaan, dan partisipasi dalam aktivitas warga.
Hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat merupakan salah satu modal penting dalam mendukung ketahanan wilayah serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Masyarakat Desa Blang Paseh diharapkan terus mengembangkan semangat kerja keras dan menjaga keberlangsungan usaha produksi garam sebagai salah satu sumber mata pencaharian.
Dukungan dari berbagai pihak, disertai ketekunan para petani, diharapkan dapat membantu menjaga produktivitas usaha serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian keluarga dan lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, Sertu Supriyono menunjukkan komitmen Babinsa Koramil 21/Kota Sigli dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui tindakan nyata dan kepedulian terhadap aktivitas ekonomi warga.
Diharapkan, kebersamaan seperti ini dapat terus terpelihara sehingga hubungan antara TNI dan rakyat semakin kuat serta mampu mendukung terciptanya masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan memiliki semangat gotong royong.[]
